Home / Serba Serbi / Komandan KRI Banda Aceh 593 Pastikan Kesiapan ABK dan LCU 593-II

Komandan KRI Banda Aceh 593 Pastikan Kesiapan ABK dan LCU 593-II

Komandan KRI Banda Aceh 593 Pastikan Kesiapan ABK dan LCU 593-II
Puspen TNI For Oketimes.com
Komandan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh 593 Letkol Laut (P) Ali Setiandy mengecek kesiapan Anak Buah Kapal (ABK) dan Landing Craft Utility (LCU) yang akan digunakan untuk Search And Rescue (SAR) oleh personel TNI AL dari satuan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I ke Perairan Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).

Karawang, oketimes.com - Komandan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh 593 Letkol Laut (P) Ali Setiandy mengecek kesiapan Anak Buah Kapal (ABK) dan Landing Craft Utility (LCU) yang akan digunakan untuk Search And Rescue (SAR) oleh personel TNI AL dari satuan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I ke Perairan Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan ABK dan LCU KRI Banda Aceh 593 sebelum melaksanakan tugas operasi pencarian dan evakuasi korban Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang pada hari Senin lalu.

Sebanyak 24 personel TNI AL dari satuan Dislambair dipimpin Letda Laut (P) Fajar illavin sebelum melaksanakan operasi penyelaman menerima pengarahan langsung dari Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul terkait dengan titik hotspot yang akan diselami dan teknis evakuasi korban jika ditemukan.

"Pelaksanaan tugas operasi penyelaman hari ini difokuskan pada pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610. Laksanakan tugas dengan baik, dan ikhlas serta perhatikan faktor keamanan," harapnya.***

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman.

 

Editor        : Richarde

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.