Home / Pendidikan / Disdik Pekanbaru Prioritaskan RKB SMPN 44 Tahun 2019

Disdik Pekanbaru Prioritaskan RKB SMPN 44 Tahun 2019

Disdik Pekanbaru Prioritaskan RKB SMPN 44 Tahun 2019
Ist
Abdul Jamal, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB) SMP Negeri 44 Jalan Damai sebagaimana dikeluhkan Kepala sekolah, Hanniyah SPd, direspon positif Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru.

Kepala Disdik Pekanbaru Drs H Abdul Jamal MPd berjanji, SMP yang berada di wilayah Kelurahan Palas Rumbai itu, akan menjadi prioritas tahun 2019 mendatang.

"Iya RKB di sekolah baru memang skala prioritas kita. Tapi itu tergantung keadaan keuangan kita. Itu kan sekolah tahun tinggi. Sedangkan 39, 40, 42 belum juga ada penambahan. Sabar ajalah dulu", ujarnya.

Jamal mengakui RKB di SMP Negeri 44 Palas memang sudah mendesak, dan itu sudah dipikirkan. Sedàngkan soal kekhawatiran Kepsek Hanniyah terkait RKB pada PSB 2019/2020 nanti, Abdul Jamal menyarankan agar jangan banyak banyak menerima siswa.

"Kita persiapkan dulu sarananya baru menerima siswa banyak. Lagian disana kan belum banyak siswanya", katanya.

Jamal mengatakan, bilamana APBD kota Pekanbaru tak memungkinkan untuk bangunan RKB SMPN 44, pihaknya akan berupaya dari dana APBN melalui dana DAK.

Seperti diketahui, Kepala SMPN 44 Pekanbaru Hanniyah SPd meminta 4 tambahan RKB, ruang pustaka, labor serta peralatannya, ruang kepala sekolah, meubeler seperti kursi dan meja, lemari, papan tulis, buku penunjang dan alat peraga.

"Iya kondisi sarana yang belum memadai saat ini, tentunya sedikit mengganggu proses belajar mengajar. Ya, mudah-mudahan sekolah ini bisa kita tingkatkan mutu dan kwalitas sesuai keinginan kita bersama", ujarnya.

Sementara dari sisi tenaga kependidikan, SMPN 44 Pekanbaru baru memiliki 3 guru PNS dan 9 guru honor komite. Begitu juga dengan tenaga TU, sejauh ini belum ada, ucap Hanniyah. (fin)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.