Home / Hukrim / Posisi Wakapolda Riau Ikut Mutasi Pati dan Pamen Mabes Polri

Kapolres Kuansing Turut Bergeser

Posisi Wakapolda Riau Ikut Mutasi Pati dan Pamen Mabes Polri

Posisi Wakapolda Riau Ikut Mutasi Pati dan Pamen Mabes Polri
Int
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Wakil Kepala Kepolisian Riau kini dijabat oleh Brigjen Pol Drs HE Permadi MH turut dimutasi, pasca terbitnya Surat Telegram Rahasia Kapolri Nomor: ST/1183/VIII/2018 tertanggal 14 Oktober 2018 oleh Mabes Polri.

Pada TR tersebut, Jabatan Wakapolda Riau akan ditempati oleh Brigjen Pol Drs Wahyu Widada M.Phil yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Jianstra SSDM Polri. Sedangkan Brigjen Pol Drs HE Permadi MH akan menduduki jabatan baru sebagai Karo Binkar SSDM Mabes Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto membenarkan adanya mutasi tersebut. "Pak Wakapolda Riau Brigjen Pol Drs HE Permadi MH Mutasi ke Karo Binkar SSDM Polri. Penggantinya Brigjen Pol Drs Wahyu Widada M.Phil dari Karo Jianstra SSDM Polri," tulis Narto dalam keterangannya Selasa, 16 Oktober 2018 siang.

Selain posisi Wakapolda Riau lanjut Saunarto, posisi Dir Intelkam Kombes Pol Trijan Faisal juga turut dimutasi ke Baintelkam Mabes, yang digantikan oleh Kombes Pol Robert Kenedy yang sebelumnya menjabat Dir Intelkam Polda Sumbar.

"Karo Sarpras Kombes Pol Drs Revianto yang juga memasuki masa pensiun juga ikut, yang digantikan oleh Kombes Pol Drs Cok Bagus Ary Yudayasa," terang Sunarto.

Selain dua pejabat tinggi Polda Riau tersebut lanjut Sunarto, posisi Kapolres Kuansing AKBP Febri Karpiananto SIK juga dimutasi untuk promosi ke Divhubinter Polri.

"Kapolres Kuansing AKBP Febri Karpiananto SIK ke Divhubinter Polri dan diganti oleh AKBP Muhamad Mustafa SIK yang sebelumnya menjabat Kasubditmin regident Ditlantas Polda Riau," pungkas Sunarto. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.