Home / Hukrim / Sebar Informasi Bohong, IRT di Pekanbaru Diamankan Ditreskrimsus Polda Riau

Sebar Informasi Bohong, IRT di Pekanbaru Diamankan Ditreskrimsus Polda Riau

Sebar Informasi Bohong, IRT di Pekanbaru Diamankan Ditreskrimsus Polda Riau
Humas Polda Riau For Oketimes.com
Foto Inset : Terduga ML alias LI saat diamankan di Ditreskrimsus Polda Riau, Kamis 4 Oktober 2018 dan postingan informasi bohong yang diunggah pelaku lewat media sosial Selasa tanggal 2 Oktober 2018.

Pekanbaru, Oketimes.com - Nekat sebar informasi bohong (hoax) tentang gempa lewat grup media sosial Facebook, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Pekanbaru, diamankan Subdit II Ditreskrimsus Polda Riau, Kamis 4 Oktober 2018.

Pelaku diketahui berinisial ML alias LI, warga Jalan Patin Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Ia diamankan petugas dari rumahnya pada Rabu 03 Oktober 2018 siang sekira pukul 13:00 WIB.

Informasi yang dirangkum dari bidang humas Polda Riau, sebelum pelaku diamankan petugas, Sudit II Ditreskrimsus Polda Riau, mendapat informasi dari Bareskrim Polri tentang dugaan penyebaran informasi hoax Gempa Palu.

Dimana pelaku tengah membuat sebuah postingan informasi hoax secara berulang sejak pada hari Selasa 25 September 2018 dan hari Sabtu 29 September 2018 dan Selasa tanggal 2 Oktober 2018, dengan URL : https://www.facebook.com/profile.php?id=100009618824021 (an LI).

Mendapat laporan tersebut, Tim Subdi II Ditreskrimsus melakukan penangkapan yang saat ini tengah diamankan di Ditreskrimsus Polda Riau, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / 498 / X/ 2018 / RIAU / DITRESKRIMSUS, tanggal 03 Oktober 2018.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto SIK, saat dikonfirmasikan Kamis siang membenarkan adanya penangkapan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ML alias LI yang saat ini diamakankan dan dilakukan pemeriksaan di Kantor Ditreskrimsus Polda Riau.

"Ya benar, saat ini pelakunya sudah diamankan di Ditreskrimsus Polda Riau, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," kata mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah ini.

Dari hasil keterangan petugas lanjut Sunarto, pelaku mengaku bahwa motif memposting berita hoax tersebut dengan tujuan ingin dibaca dan diketahui oleh teman-teman yang ada di facebook miliknya dan ingin mendapatkan komentar serta hanya untuk ikut-ikutan serta ditujukan untuk teman-teman facebook yang berada di group Facebook PRABOWO FOR NKRI.

Terpisah, Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gideon Arif Setiawan, S.I.K, SH M.Hum saat dikontak lewat ponselnya Kamis malam menyebutkan bahwa pelaku bakal dijerat UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ya benar, ancaman yang dikenakan terkait ITE," singkat Gideon. (ars) 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.