Home / Hukrim / Polresta Pekanbaru Larutkan 4,4 Kg Sabu dan 2.958 Pil Ekstasi Rp 5 Miliar

Polresta Pekanbaru Larutkan 4,4 Kg Sabu dan 2.958 Pil Ekstasi Rp 5 Miliar

Polresta Pekanbaru Larutkan 4,4 Kg Sabu dan 2.958 Pil Ekstasi Rp 5 Miliar
Humas Polresta For Okertimes.com
Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti Narkoba jenis sabu dan ekstasi hasil penangkapan Satres Narkoba Polresta terhadap tiga kurir pada beberapa waktu lalu, Jumat (21/9/2018) pagi di halaman Polresta Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, melakukan kegiatan pemusnahan barang bukti Narkoba jenis sabu dan ekstasi hasil penangkapan Satres Narkoba Polresta terhadap tiga kurir pada beberapa waktu lalu, Jumat (21/9/2018) pagi di halaman Polresta Pekanbaru.

Pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu dan ekstasi itu, dipimpin oleh Wakapolresta AKBP Edi Sumardi P, SIK didamping Kasat Narkoba Kompol Deddy Herman, SIK dan Paur Humas Ipda Budhia Dianda dan jajaran Polresta.

Turut hadir dalam pemusnahan tersebut, Walikota Pekanbaru yang diwakili oleh Asisten I Pemko Azwan, Kejari Pekanbaru atau mewakili, Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kepala BNNP Kota, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Pekanbaru M Yusuf, Balai POM Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Kota serta lainnya.

Adapun barang bukti sabu yang dimusnahkan sebanyak 4.423,99 gram dan 2.958 butir jenis ekstasi, dengan nilai total barang bukti yang dimusnahkan sebenyak kurang lebih Rp5 miliar.

Sebelum dimusnakan, Wakapolresta pejabat instansi terkait seperti dari Kejari Pekanbaru dan Panitera Pengadilan Negeri Pekanbaru melakukan penandatanganan berita acara pemusnahan dan penyitaaan.

Sebagai tindakan awal, pemusnahan tersebut pertama kali diawali dengan pembelanderan sebanyak 2.958 butir jenis ekstasi, yang dicampur dengan larutan air. Kemudian larutan tersebut, dimasukkan kesebuah ember besar yang dibagi dalam empat ember bercampur air detergen dan dilarutkan untuk dibuang ketempat pembuangan air selokan parit.    

Pada kesempatan itu, Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi, mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerjasama pihak kepolisian dan masyarakat yang aktif memberikan informasi. "Ada tiga orang yang kita jadikan tersangka pada kasus ini, yakni HH, AP, dan AS," ujarnya.

Ia menyebutkan penangkapan ini sendiri bermula ketika polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada pengedar bernama HH yang membawa narkoba dari Dumai untuk diedarkan ke Pekanbaru. Setelah mendapatkan informasi mengenai mobil yang di kendarai pelaku, polisi pun melakukan pengintaian mulai dari jalan lintas Pekanbaru Minas atau Rindu Sempadan Minas.

"Mobil tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi dan petugas melakukan pengejaran dari daerah Rindu Sempadan. Ketika dilakukan pengejaran, pelaku berhasil diamankan ketika berhenti di Jalan Kaharudin Nasution. Disana tiga orang diamankan di dalam mobil tersebut beserta barang bukti," kata AKBP Edy.

AKBP Edy mengatakan bahwa dari barang bukti yang didapat tersebut, diperkirakan bernilai sekitar Rp 5 miliar. Penangkapan ini juga berhasil menyelamatkan sekitar 29 ribu jiwa yang dapat menggunakan narkoba sebanyak itu.

Sebagai penutup, Wakapolresta mengatakan setiap kurir yang berhasil mengantar akan diupah berkisar Rp1 hingga 5 juta per paket, sesuai tugasnya. Rencananya barang-barang tersebut akan diedarkan di Pekanbaru, akan tetapi langkah tersebut tercium petugas dan diamankan, guna penyelidikan lebih lanjut di Mapolresta Pekanbaru. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.