Home / Politik / 15 Ketua Parpol di Dumai Sepakati Pemilu Damai

15 Ketua Parpol di Dumai Sepakati Pemilu Damai

15 Ketua Parpol di Dumai Sepakati Pemilu Damai
Int
ILustrasi

Dumai, Oketimes.com - Sebanyak 15 ketua partai politik peserta pemilu di Kota Dumai sepakati pemilu damai dengan membacakan deklarasi dan penandatanganan kesepakatan bersama, disaksikan wali kota dan unsur pimpinan daerah setempat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Dumai Darwis mengatakan, deklarasi pemilu damai untuk mengajak semua partai politik, penyelenggara dan komponen terkait lain menciptakan pemilu yang damai dan sejuk.

Pelaksanaan pemilu 2019 dianggapnya cukup rumit, sulit dan rentan pelanggaran serta kelalain, melalui pernyataan deklarasi damai ini semua pihak ikut aturan dan tidak terpengaruh isu atau berita bohong.

"Pada 23 september dimulai kampanye, diharap partai politik, ormas dan organisasi lain taat aturan dan bersama menciptakan pemilu damai jujur dan berintegritas," kata Darwis di halaman komplek perkantoran Pemko Dumai, Kamis 13 Desember 2018.

Disebutkan, KPU sudah mengumumkan 413 daftar calon sementara bakal calon legislatif Dumai, dan selama dibuka masa tanggapan tidak ada menerima masukan atau tanggapan dari masyarakat.

Karena itu, diharap masyarakat dapat memilih calon anggota legislatif sesuai hati nurani dan cerdas serta mereka yang betul betul memperhatikan kemajuan daerah jika mendapat amanah nantinya.

Wakil Kapolres Dumai Kompol Yudhi Palmi mengapresiasi kegiatan deklarasi pemilu damai ini dan mendorong semua pihak untuk terus membangun komitmen pemilu dilaksanakan secara dewasa di tiap tahapan.

"Deklarasi ini mengandung makna untuk mempertegas sikap peserta pemilu 2019, dan kita berharap setiap tahapan terus menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan," kata Yudhi. (mcr)

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.