Home / Kesehatan / Capaian Imunisasi MR di Riau Terendah Kedua se-Indonesia

Capaian Imunisasi MR di Riau Terendah Kedua se-Indonesia

Capaian Imunisasi MR di Riau Terendah Kedua se-Indonesia
Int
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Pelaksanaan imunisasi Measles dan Rubella (MR) sejatinya telah dimulai serentak di 28 provinsi se-Indonesia sejak Agustus lalu. Sayangnya, pelaksanaan imunisasi tersebut mendapat banyak penolakan di Provinsi Riau karena warga masih meragukan kehalalan vaksinnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, bahwa pelaksanaan imunisasi MR di Riau baru mencapai 18,5 persen dari target 95 persen yang telah ditetapkan. Hal itu menempatkan Riau berada pada posisi dua terendah capaian imunisasinya di Indonesia.

"Pemberitaan mengenai vaksin MR kemarin memang berpengaruh sekali untuk di Pulau Sumatera khususnya Riau. Akibatnya pelaksanaan imunisasi MR di Riau hanya tercapai 18,5 persen dari target 95 persen, dua terendah," kata Mimi dalam diskusi publik situasi dan ancaman penyakit campak dan Rubella di Riau, Senin (10/9/2018).

Padahal, lanjut Mimi, Diskes Riau menargetkan imunisasi MR terhadap 1.955.658 anak yang berusia sembilan bulan sampai dengan di bawah usia 15 tahun yang tersebar di 12 kabupaten dan kota se-Riau.

"Sudah ada lampu hijau dari MUI. Vaksin MR ini mubah. Sehingga warga tidak perlu ragu untuk mengimunisasi anaknya," tuturnya.

Adapun capaian imunisasi MR di tingkat kabupaten dan kota, sebagai berikut: Kuansing 32,66 persen, Pelalawan 32,4 persen, Bengkalis 30,57 persen, Inhu 29,99 persen, Rokan Hilir 24,42 persen, Inhil 16,7 persen, Pekanbaru 15,36 persen, Kampar 11,72 persen, Rohul 11 persen, Kepulauan Meranti 7,65 persen, Siak 4 persen Dan Dumai 3,54 persen. (mcr)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.