Home / Peristiwa / Tuntut Hentikan Kasus Dugaan Kriminalisasi Wartawan, Ratusan Massa Solidaritas Pers Unjuk Rasa di Mapolda Riau

Tuntut Hentikan Kasus Dugaan Kriminalisasi Wartawan, Ratusan Massa Solidaritas Pers Unjuk Rasa di Mapolda Riau

Tuntut Hentikan Kasus Dugaan Kriminalisasi Wartawan, Ratusan Massa Solidaritas Pers Unjuk Rasa di Mapolda Riau
Humas Polresta For Okertimes.com
Sekitar ratusan Wartawan bersama Perwakilan Masyarakat Bengkalis, yang tergabung dalam Solidaritas Pers melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Riau, Senin 11 September 2018 di Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Sekitar ratusan Wartawan bersama Perwakilan Masyarakat Bengkalis, yang tergabung dalam Solidaritas Pers melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Riau, Senin 11 September 2018 di Pekanbaru.

Aksi tersebut melakukan orasi dan membentangkan spanduk untuk menyampaikan tuntutan, terkait proses Hukum yang menimpa rekan media online atas Toro Laia hingga ke Pengadilan Negeri Pekanbaru, atas pelimpahan berkas perkara yang di limpahkan Polda Riau terkait UU ITE kepada awak media tersebut.

Selanjutnya, sekitar 10 orang perwakilan massa aksi ditunjuk untuk melaksankan koordiansi dengan pihak Polda didalam Mapolda Riau. Setibanya di ruangan SPKT Polda Riau, perwakilan massa aksi ditemui oleh Kasubditkrimsus Polda Riau AKBP Ginting.

Dalam pertemuan itu, AKBP Ginting menyampaikan kepada massa aksi, berhubung adanya kesibukan tugas Kapolda Riau dan Dirkrimsus diluar kantor, pihak Ditreskrimsus Polda Riau, tidak bisa menemui perwakilan massa aksi.

Terkait dengan itu, Dirkrimsus menunjuk AKBP Ginting Kasubdit Krimsus pihak yang memangani permasalahan yang dituntut oleh massa aksi melaksanakan koordinasi dengan rekan rekan Wartawan. Namun massa aksi merasa keberatan dan menghendaki bertemu langsung dengan Kapolda Riau atau Dirkrimsus Polda Riau.

Dalam dialog bersama massa aksi, AKBP Ginting menyebutkan akan menerima aspirasi tersebut, tuntutan dan keluhan dari massa aksi dan kemudian akan melaporkan ke Pimpinan yaitu Kapolda Riau dan Dirkrimsus.

Pada kesempatan itu, AKBP Ginting menyampaikan bahwa Kapolda dan Dirkrimsus tidak dapat menemui perwakilan, lantaran keduanya sedang berada diluar kantor sehingga tidak bisa menemui massa. Lantas Korlap aksi meminta agar pihak Polda Riau menyediakan jadwal bertemu dengan Kapolda Riau atau Dirkrimsus dikemudian hari.

Selanjutnya massa aksi keluar Mapolda dan bergabung bersama rekan rekan media lainnya, untuk melanjutkan aksi yang sama menuju Kantor Kejati Riau Jalan Arifin Ahmad. (ars)

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.