Home / Parlemen / Serap Aspirasi Masyarakat, Aseng Fokus Pembinaan UKM

Serap Aspirasi Masyarakat, Aseng Fokus Pembinaan UKM

Serap Aspirasi Masyarakat, Aseng Fokus Pembinaan UKM
Ist
Foto Bersama kelompok tani di Kecamatan Tanah Putih anggota DPRD Riau Ir. Siswaja Mulyadi memberikan bantuan bibit kopi jenis Liberika pafa kegiatan reses minggu lalu.

Rokan Hilir, Oketimes.com - Reses anggota DPRD Riau sejak Jumat hingga Rabu 29 Agustus 2018 kemarin, benar-benar dimanfaatkan oleh anggota DPRD Riau Ir. Siswaja Mulyadi untuk menyerap aspirasi masyarakat Rokan Hilir (Rohil). Dalam kegiatan itu, politisi Gerindra itu melakukan sosialisasi ketahanan pangan, pengolahan kesehatan rumah tangga dan kegiatan budidaya kopi.

"Banyak aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan ke kita saat reses, Misalnya masalah jalan, fàsilitas umum, kegiatan usaha, masalah banjir, kebakaran hutan, fasilitas pendidikan seperti ruangan yang belum memadai harus menjadi perhatian kita", ujar anggota DPRD Riau yang biasa dipanggil Aseng tersebut.

Hanya saja kata Aseng tak semua aspirasi yang disampaikan masyarakat itu kewenangannya di Provinsi, melainkan sebagian ada di kabupaten/kota.

"Dan itu semua nanti kita sampaikan melalui laporan ke instansi terkait di kabupaten/kota. Yah, paling tidak ini lho beberapa hal yang dibutuhkan masyarakat kita ", ujarnya.

Anggota Komisi E DPRD Riau ini, mengungkapkan dari 5 titik kegiatan reses, dirinya lebih fokos pada pembinaan UKM di Rohil. Mereka yang belum memperoleh izin tapi sudah melakukan kegiatan tentunya harus dibantu.

Menurutnya, melalui kegiatan langsung seperti ini masyarakat yang bergerak di bidang UKM bisa terbedayakan. Selain mengadakan sosialisasi perijinan pihaknya juga mengundang Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan kabupaten.

"Kita harapkan nanti secara bertahap kita mengundang Dinas kesehatan kabupaten untuk bersama sama dengan tim kita turun ke lapangan menuju UKM itu dan memberi izin, kalau memang secara persyaratan, fasilitas dan alat alat pengolahan mereka memenuhi syarat kesehatan. Dan semua itu kita fasilitasi," ungkapnya.

Selain itu kata Aseng, pihaknya juga membawa bantuan 5.200 bibit kopi yang ia pesan 6 bulan sebelumnya dari Kabupaten Meranti. Bibit kopi jenis Liberika itu ucapnya sudah hidup dan berkembang di Meranti.

"Secara iklim dan kwalitas kopi ini sangat bagus dan sudah dikenal di Riau. Jadi kami ingin menumbuhkan satu kelompok tani di Rohil berkecimpung di bidang pertanian kopi. Karena kopi jenis ini sangat populer dan berharga dimana mana", ucapnya.

Ia menjelaskan pemberian bibit kopi ini bertujuan selain bertani sawit dan karet bisa dijadikan tanaman tumpang sari di tanaman inti yang mereka punya.

"Jadi kita harapakan suatu saat nanti atau sekitar 2 tahun lagi di Manggala Sampurna, Manggala Sakti dan sekitarManggala Jonson Kecamatan Tanah Putih menjadi sentral penghasil kopi yang bisa memberikan nilai tambah kepada petani. Sehingga kopi jenis itu nantinya bisa menjadi ciri khas daerah itu", sebut Aseng. (fin)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.