Home / Puspen TNI / Panglima TNI Courtesy Call dengan Chief of Mission Pegase

Panglima TNI Courtesy Call dengan Chief of Mission Pegase

Panglima TNI Courtesy Call dengan Chief of Mission Pegase
Puspen TNI For Oketimes.com
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melaksanakan Courtesy Call (Kunjungan Kehormatan) dengan Chief of Mission Pegase 2018 (Komandan Satuan Tugas Misi Pegasus) Air Vice Marshal Patrick Charaix, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Cilangkap, Oketimes.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  melaksanakan Courtesy Call (Kunjungan Kehormatan) dengan Chief of Mission Pegase 2018 (Komandan Satuan Tugas Misi Pegasus) Air Vice Marshal Patrick Charaix, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan kehormatan Komandan Satgas misi "Pegasus 2018" Air Vice Marshal Patrick Charaix di Markas Besar TNI.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa kedatangan Air Vice Marshal Patrick Charaix merupakan bagian dari nostalgia pada saat Panglima TNI menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Komando Perancis.
 
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari negara Perancis yang telah mengirimkan dua kapal Angkatan Lautnya dalam kegiatan latihan Multilateral Komodo yang berlangsung beberapa bulan yang lalu di Indonesia.
 
Pada kesempatan itu, Panglima TNI berharap pada bulan November 2018, negara Perancis dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran Indo Defence yang akan diselenggarakan di Jakarta.
 
Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa kerjasama dalam bidang pendidikan yang telah terjalin selama ini dapat terus berjalan, baik pada tataran Matra Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara kedua negara.
 
Di kesempatan yang sama, Komandan Satgas misi "Pegasus 2018" Air Vice Marshal Patrick Charaix mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan kepada seluruh delegasi Perancis. Selain itu Air Vice Marshal Patrick Charaix mengucapkan turut berduka atas terjadinya musibah bencana gempa bumi yang telah melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat baru-baru ini.
 
Lebih lanjut Air Vice Marshal Patrick Charaix menyampaikan bahwa TNI dan Angkatan Bersenjata Perancis telah banyak melakukan kegiatan latihan bersama  dan kerjasama yang telah dibangun selama ini sangat penting untuk terus dilanjutkan di masa yang akan datang.
 
Kunjungan Air Vice Marshal Patrick Charaix ke Indonesia dilaksanakan dalam rangka memperdalam hubungan yang terbina antar kedua Angkatan Bersenjata sekaligus pelaksanaan misi "Pegasus 2018" digunakan menjadi ajang untuk memperkenalkan Alutsista pesawat pertahanan yang dimiliki oleh Angkatan Bersenjata Perancis.

Dalam misi "Pegasus 2018", berlangsung mulai dari tanggal 19 s.d. 24 Agustus 2018 di Indonesia untuk memperkenalkan pesawat-pesawat Angkatan Udara Perancis yang terdiri atas 3 pesawat tempur Rafale dan 1 pesawat angkut militer Airbus A400M Angkatan Udara Perancis di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Pada kegiatan kunjungan kehormatan tersebut Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti, Brigjen TNI Santos G. Matondang, S.I.P., M.M., M.Tr. (Han), Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han).

Hadir mendampingi Komandan Satgas misi "Pegasus 2018" Air Vice Marshal Patrick Charaix dalam kunjungan kehormatan tersebut Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Perancis untuk Indonesia Yang Mulia Mr. Jean-Charles Berthonnet, Perwira Staf Angkatan Udara Perancis Colonel Brunetta, Perwira Staf Angkatan Udara Perancis Colonel Souvignet dan Athan Prancis di Jakarta Commander Gael Lacroix.***
 
Autentikasi : Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.