Home / Peristiwa / Diduga Korsleting, Si Jago Merah Lahap Gedung SDN 148 Labuh Baru Barat

Diduga Korsleting, Si Jago Merah Lahap Gedung SDN 148 Labuh Baru Barat

Diduga Korsleting, Si Jago Merah Lahap Gedung SDN 148 Labuh Baru Barat
Humas Polresta For Okertimes.com
Kondisi gedung sekolah saat di lahap Sijago Merah di Jalan Fajar Ujung SD Negeri 148 RT 02 RW 04 Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, dilahap Si Jago Merah, Kamis 9 Agustus 2018 malam, sekira pukul 18.30 Wib.

Pekanbaru, Oketimes.com - Diduga akibat arus pendek, sebuah bangunan sekolah dasar di Jalan Fajar Ujung SD Negeri 148 RT 02 RW 04 Kelurahan Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, dilahap Si Jago Merah, Kamis 9 Agustus 2018 malam, sekira pukul 18.30 Wib.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kobaran api sempat melahap ruang bangunan sekolah dan peralatan sekolah seperti beberapa unit komputer, 1 Unit Kulkas, 1 Unit AC, 2 Unit TV dan bangunan sekolah yang ditafsir kerugian mencapai Rp 150 juta rupiah.

Beruntung api cepat dipadamkan oleh Tim Damkar Pekanbaru, yang menggarahkan 7 unit mobil pemadam saat kejadian, sehingga tidak merembes ke gudung lainnya.

Informasi yang dirangkum dari Polresta Pekanbaru, sebelum peristiwa kebakaran itu terjadi, Hanizar (44) tahun, selaku penjaga sekolah sekaligus saksi mata kejadian tersebut, barus saja membersihkan ruangan sekolah dan langsung pulang kerumah untuk mandi dan salat.

Sepeninggalannya, tanpa disadari ternyata sebuah ruagan sekolah telah terjadi terbakar dan hal tersebut diketahui pertama kali oleh Fina (38) tahun, selaku tetangga sekolah.

Melihat peristwa itu, Fina pun mendatangi rumah Hanizar penjaga sekolah itu, serta memberitahukan kepadanya bahwa ada kebakaran di sekolah SDN 148 Jalan Fajar Ujung SD Negri 148 RT 02 RW 04 Kel. Labuh Baru Barat Kec. Payung Sekaki Pekanbaru.

Mendapat laporan tersebut, Hanizar pun bergegas menuju sekolah dan melihat api pada bagian atas rumah yang dijaganya dan ruangan Kepala sekolah sudah terbakar.

Dia pun beserta warga langsung beupaya memadamkan api dengan menggunakan peralatan adanya, tetapi api terlalu besar dan susah untuk di padamkan.

Sekira pukul 19.30 Wib, Api baru dapat dipadamkan dengan menggunakan 7 unit Mobil Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Paur Humas Ipda Budhia Dianda saat dikonfirmasikan Jumat 10 Agustus 2018 pagi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Ya benar, kejadiaannya tadi malam usai salat Maghrib. Diduga penyebanya Korsleting dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu," aku Budhia singkat. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.