Home / Peristiwa / Bersihkan Sampah yang Sangkut di Kipas Kapal Motor, ABK Ini Ditemukan Meninggal Dunia

Bersihkan Sampah yang Sangkut di Kipas Kapal Motor, ABK Ini Ditemukan Meninggal Dunia

Bersihkan Sampah yang Sangkut di Kipas Kapal Motor, ABK Ini Ditemukan Meninggal Dunia
Humas Polda Riau For oketimes.com
Jasad M Fitri Rahman alias Dodi (17) tahun, ABK yang tenggelam saat ditemukan di perairan Kel. Sungai Empat Kec. Gaung Anak Serka Kab. Indragiri Hilir, Riau, Sabtu 14 Juli 2018 sekira pukul 14.15 WIB siang.

Gaung Anak Serka, Oketimes.com - Maksud hati bersihkan sampah yang tersangkut di kipas Kapal Motor, seorang Anak Buah Kapal (ABK), tenggelam dan ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Perairan Kel. Sungai Empat Kec. Gaung Anak Serka Kab. Indragiri Hilir, Riau, Sabtu 14 Juli 2018 sekira pukul 14.15 WIB siang.

Anak buah kapal yang tenggelam itu, diketahui bernama M Fitri Rahman alias Dodi (17) tahun, warga Jalan Parit Veteran Dusun Rambaian Desa Rambaian Kec. GAS Kab. Inhil, Riau.

Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah beberapa jam dilakukan pencaharian oleh Nakhoda bersama ABK lainnya dengan warga setempat tak jauh dari lokasi kapal motor yang tersangkut sejak pukul 08.30 hingga pukul 14.15 WIB siang Sabtu 14 Juli 2018.       

Informasi yang dirangkum dari Kepolisian setempat, lewat Bidang Humas Polda Riau, Sabtu 14 Juli 2018 sore. Sebelum jasad korban ABK ditemukan meninggal dunia.      

Korban bersama Arifin alias Ipin (39) tahun selaku Nakhoda Kapal, warga Jalan Murni Jaya dan Arno alias No 25 tahun, yang juga ABK Kapal, warga Jalan Parit Veteran Dusun Rambaian Desa Rambaian Kec. GAS Kab. Inhil bersama korban pada Sabtu 14 Juli 2018, sekira pukul 08.30 WIB pagi, berangkat dari Pelabuhan Sungai Empat menuju ke Desa Rambaian.

Setelah KM. M Bizi 01 yang dinakhodai Arifin bergerak kurang lebih 500 meter, kapal tersebut tersangkut sampah. Kemudian korban M Fitri Rahman alias Dodi, bersama Nakhoda kapal terjun ke sungai untuk membuang sampah yang tersangkut di kipas kapal. Setelah sampah di buang, selanjutnya korban dan nakhoda kembali naik ke atas kapal.

Lantas saat kapal dicoba dinyalakan, Kipas Kapal Motor itu masih tersendat dan diduga sampah masih ada yang sangkut, sehingga nakhoda menambatkan kapal ke batang sagu atau pohon rumbia untuk membersihkan kembali sampah yang masih tersangkut.

Akan tetapi, tanpa sepengetahuan Nakhoda dan ABK lain, korban malah terjun ke Sungai, untuk membersihkan sampah yang masih tersangkut itu di kipas Kapal Motor itu. Namun setelah ditunggu-tunggu, korban malah tidak timbul-timbul kepermukaan sungai.

Nakhoda dan ABK pun, berupaya mencari korban serta meminta bantuan masyarakat untuk mencari korban di daerah tempat korban hilang. Setelah dilakukan pencarian, sekira pukul 14.15 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Usai ditemukan jasad korban, kejadian tersebut pun dilaporkan ke Mapolsek Gaung Anak Serga dengan dibantu Anggota Sat Polairud Polres Indragiri Hilir Riau pun melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat korban.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Gaung Anak Serka AKP Yan Fajar saat dikonfirmasikan Minggu 15 Juli 2018 siang, membenarkan adanya peristiwa tenggelamnya Anak Buah Kapal KM. M Bizi 01 yang ditemukan meningga dunia di Perairan Kel. Sungai Empat Kec. Gaung Anak Serka Kab. Indragiri Hilir, Riau, Sabtu 14 Juli 2018 sekira pukul 14.15 WIB siang.

"Ya benar mas, korban saat ini sudah dikebumikan Sabtu siang kemarin. Para Nakhoda dan ABK lainnya, masih satu keluarga, sehingga kita tidak bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kapolsek Gas pada oketimes.com ketika dihubungi lewat ponselnya Minggu siang. (ars)        

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.