Home / Ekbis / Harkopnas 2018, Koperasi Asal Kabupaten Siak Terima Penghargaan dari Kemenkop dan UKM RI

Harkopnas 2018, Koperasi Asal Kabupaten Siak Terima Penghargaan dari Kemenkop dan UKM RI

Harkopnas 2018, Koperasi Asal Kabupaten Siak Terima Penghargaan dari Kemenkop dan UKM RI
Ist
Foto Inset: Misdi selkau ketua Koperasi Kebun Sawit Harapan dari Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Wan Fazri Auli saat menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun 2018, yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di The Grantage Hotel, Rabu 11 Juli 2018 Tangerang Banten.

Tangerang, Oketimes.com - Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun 2018, yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia di The Grantage Hotel, Rabu 11 Juli 2018 Tangerang Banten. Salah satu Koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Siak meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Puncak acara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-71 itu, dihadiri Presiden Republik Indonesia Jokowi dan turut dihadiri perwakilan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Wan Fazri Auli beserta sejumlah pejabat lainnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak Wan Fazri Auli mensyukuri adanya moment peringatan Harkopnas tahun 2018 ini, diman salah satu Koperasi dari Kabupaten Siak, bisa meraih predikat sebagai Koperasi Berprestasi dan meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

"Alhamdulillah, Koperasi Kebun Sawit Harapan yang diketuai Misdi dari Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak, meraih penghargaan sebagai Koperasi berprestasi tahun 2018 jenis produsen. Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Koperasi dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada kita," terang Wan Fazri Auli saat dihubungi lewat ponselnya, Kamis 12 Juli 2018 siang.

Dijelaskannya, Koperasi Kebun Sawit Harapan yang beralamat di Kampung Gabung Makmur Kecamatan Kerinci Kanan itu, merupakan salahsatu Koperasi Binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak yang pada tahun 2017 lalu juga sempat meraih penghargaan (prestasi terbaik, red) di tingkat Provinsi Riau.

"Koperasi Kebun Sawit Harapan tersebut juga telah meraih predikat sebagai Koperasi terbaik tingkat Provinsi Riau pada tahun 2017 lalu, dan pada tahun 2018 kami usulkan untuk di tingkat nasional. Selanjutnya setelah melalui proses penilaian, koperasi tersebut layak menerima penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional tahun 2018," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan reformasi total koperasi melalui tiga langkah strategis untuk meningkatkan peran koperasi dalam pertumbuhan ekonomi, sesuai dengan arahan Presiden.

Tiga langkah strategis itu adalah Reorientasi, Rehabilitasi dan Pengembangan. "Tujuannya adalah mengembangkan koperasi secara berkualitas sebagai organisasi yang memberikan kesejahteraan kepada anggotanya dan kemanfaatan kepada masyarakat," katanya di lokasi.

Puspayoga melanjutkan bahwa dalam empat tahun berjalannya reformasi total koperasi, telah banyak penataan koperasi yang berhasil dilaksanakan baik terhadap para penggerak koperasi, masyarakat dan kelembagaan koperasi itu sendiri.

Dilain pihak, Ketua KUD Koperasi Kebun Sawit Harapan, Kampung Gabung Makmur mengaku senang, karena jerih payah bersama kelompoknya diberikan penghargaan.

"Alhamdulillah Koperasi kita diakui sebagai Koperasi Berprestasi di tingkat Nasional. Sejak berdiri, koperasi ini sudah melengkapi aspek administrasi kelembagaan, usaha dan  keuangan," jelas Misdi.

Penghargaan Koperasi Berprestasi diberikan kepada 50 koperasi di seluruh Indonesia. Sedangkan Penerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM ditetapkan sebanyak 60 orang di seluruh Indonesia yang terdiri dari Bupati/Walikota, pejabat daerah, kepala dinas, ketua koperasi dan tokoh masyarakat.***

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.