Home / Peristiwa / Pasca Keracunan Massal di Kampar, 30 Orang Rawat Inap dan 132 Orang Diperiksa Dokter

Pasca Keracunan Massal di Kampar, 30 Orang Rawat Inap dan 132 Orang Diperiksa Dokter

Pasca Keracunan Massal di Kampar, 30 Orang Rawat Inap dan 132 Orang Diperiksa Dokter
Ist
ILustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Keracunan massal di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menyebabkan sekitar 132 orang harus diperiksa kesehatannya dan 30 orang lainnya dirawat inap.

"Ada yang dirawat inap di beberapa rumah sakit dan Puskesmas setempat. Yang diperiksa kesehatannya ada sekitar 132 orang dan yang dirawat ada 30 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir pada awak media di Pekanbaru, Senin 2 Juni 2018.

Ia mengatakan, bahwa Diskes Kabupaten Kampar langsung berkoordinasi dengan Diskes Riau begitu mendapat laporan soal ratusan warga yang keracunan makanan saat menghadiri pesta di desa tersebut.

Sehingga, tim pun menurunkan sepuluh orang dari Tim Reaksi Cepat Diskes Riau ke lokasi pada saat peristiwa itu berlangsung hingga pukul 05.00 WIB pagi, Senin 2 Juni 2018.

"Pihak Diskes setempat langsung menghubungi kami dan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat," ujarnya.

Sebelumnya, warga di Desa Koto Perambahan mulai muntah-muntah sejak Sabtu 30 Juni 2018 sore hingga malam. Puncaknya pada Minggu sore ketika warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena muntah tidak kunjung berhenti.

Mulai dari anak-anak sampai dewasa yang tubuhnya lemas dirawat di Puskesmas. Ada juga yang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang dan rumah sakit di Pekanbaru.

"Habis pulang dari pesta itulah. Mulai muntah-muntah semua. Mungkin keracunan," kata Ocu yang meminta identitasnya tidak dipublis, Minggu malam. (mcr)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.