Home / Sosial / Sekaligus Pelepasan Calon Santri, MUI Bengkalis Gelar Halal Bi Halal

Sekaligus Pelepasan Calon Santri, MUI Bengkalis Gelar Halal Bi Halal

Sekaligus Pelepasan Calon Santri, MUI Bengkalis Gelar Halal Bi Halal
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Ketua MUI Bengkalis Amrizal saat menyampaikan sambutan

Bengkalis, Oketimes.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis menggelar halal bi halal, di gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bengkalis, Sabtu, 30 Juni 2018.

Halal bi halal antar pengurus MUI ini disandingkan dengan pelepasan calon santri yang akan melanjutkan pendidikan ke sejumlah pondok pesantren di pulau Jawa.

Pengiriman calon santri merupakan program kerja sama Yayasan Manara Bengkalis dan MUI.

Ketua MUI Amrizal mengatakan, halal bi halal salah satu bentuk Silutarahim. Silaturahim penting dilakukan, karena akan meningkatkan hubungan baik.

"Merayakan idul Fitri tidak lengkap kalau tak diiringi saling bersilaturahim satu sama lain. Mengingat keterbatasan waktu, kita tidak sempat mengunjungi satu persatu rumah pengurus, dan kita tebus dengan pertemuan hari ini untuk merajut kembali ukhuwah diantara kita," paparnya.

Menurut pria yang tampil bersahaja itu, Silaturahim sangat penting karena akan meningkatkan hubungan baik.

"Dengan silaturahim akan mencairkan yang beku, mendinginkan yang panas, silaturahim tak berarti jika tak ditindaklanjuti dengan saling memaafkan satu sama lain," terangnya sembari menyampaikan mohon maaf lahir dan bathin kepada pengurus dan tamu yang hadir.

Terkait pelepasan calon santri, Amrizal menjelaskan, tahun ini 35 calon santri akan diberangkatkan, meningkat dari dua tahun sebelumnya.

"Hari ini kita memberangkatkan 35 calon santri yang insya Allah akan mondok di pesantren Jawa, tanggal 13 resminya mereka akan berangkat," terangnya.

Diungkapkan Amrizal, pengiriman calon santri ke pulau Jawa berangkat dari keprihatinan dirinya bersama Suyendri Ketua Yayasan Manara Bengkalis akan kelangkaan ulama di kabupaten Bengkalis, padahal dahulunya bengkalis gudangnya ulama, namun seiring berjalannya waktu kader ulama sudah tak nampak.

"Dengan memberangkatkan anak-anak Watan Bengkalis ini ke pulau Jawa untuk  mendalami ilmu agama kita harapkan akan jadi kader-kader ulama, guru-guru hafiz Qur'an yang meneruskan estafet ulama di negeri junjungan ini," harapnya.

Selain Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Bengkalis Haholongan, kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Bengkalis, Asisten Profesor salah satu Universitas di Brunei Darussalam, Ketua BAZNAS, Ketua LAMR Bengkalis dan Ketua FKUB Bengkalis.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.