Home / Opini Paling Oke / Sepak Terjang Syamsuar di Pilkada Riau 2018, Selain Putra Asli Nan Religi Juga Pamong Birokrat Riau

Catatan Kecil Redaksi Oketimes.com

Sepak Terjang Syamsuar di Pilkada Riau 2018, Selain Putra Asli Nan Religi Juga Pamong Birokrat Riau

Sepak Terjang Syamsuar di Pilkada Riau 2018, Selain Putra Asli Nan Religi Juga Pamong Birokrat Riau
Istimewa
Panjatkan Doa : Usai mendapatkan kabar baik sebagai pemenang Pilkada Riau 2018 dalam Pemiilihan Gubri dan Wagubri 2018. Paslon Gubernur Riau Drs H Syamsuar bersama Edy Natar Nasution memanjatkan doa di Masjid Senapelan Pekanbaru, Rabu 27 Juni 2018 petang.

Pekanbaru, Oketimes.com - Melirik sepak terjang Drs. H. Syamsuar MSi selama beberapa dekade ini, memang tidak diragukan lagi dalam mengisi dinamika pembangunan kekinian di provinsi Riau. Selain dinamika di kancah politik, Seniman, Religius dan juga sebagai salah satu Pamong Birokrat yang cukup diperhitungkan juga menghiasinya di bumi Lancang Kuning hingga kini.

Mengawal karirnya sebagai Kasubag Protokol Kabupaten Bengkalis usai mengakhiri pendidikan APDN Pekanbaru tahun 1988 lalu, Syamsuar juga sempat menjadi ajudan Bupati Bengkalis pada masa kepemimpinan Johan Syarufuddin SH dalam periode 1984 hingga 1989 tahun lalu.

Selanjutnnya pada tahun 1992 -1994 lalu, Syamsuar pernah menjadi Sekcam Siak dan kemudian sempat menjabat Kabag Perlengkapan Kabupaten Bengkalis, Camat Siak Kab. Bengkalis pada tahun 1996-1999 lalu hingga menjadi Camat Siak Barat pada tahun 1999-2000.

Semasa itu, Syamsuar terus menekuni karirnya di birokrat, hingga tepatnya pada tahun 2000 lalu, ia memberanikan diri untuk ikut mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Siak berpasangan dengan Arwin AS, mantan Bupati Siak selama satu periode pada tahun 2001 hingga 2006 lalu.

Meski ia sempat ditinggalkan Bupati Arwin AS sebagai Wakil Bupati Siak pada periode 2006 hingga 2011, namun pria kelahiran Jumrah, Rimba Melintang, Rokan Hilir, Riau ini pada 1 Juni 1954 lalu ini, tidak putus asa dalam mengembangkan karirnya didalam pemerintahan.

Selama tahun 2007 hingga 2011, Syamsuar meniti karirnya di Dinas Pendapatan Daerah Kab Siak dan sempat menjadi Sekretaris KPU Riau pada tahun 2008, hingga menjadi Kepala Inspektur Provinsi Riau pada tahun 2008 hingga 2010 dan juga sempat menjadi Pj. Bupati Kepulauan Meranti pada 2009 lalu, semasa Gubernur Riau dipimpin HM Rusli Zainal selama dua periode pada sejak tahun 2003-2008 dan 2008-2013 silam.

Selama beberapa dekada tersebut, karir Drs H Syamsuar melonjak di Pemerintahan. Namun pada tahun 2011 lalu, suami dari Hj. Misnarni ini memberanikan diri untuk bertarung di Pemilihan Bupati Siak berpasangan dengan Drs H Alfedri MSi selama dua periode yakni sejak tahun 20 Juni 2011 hingga 2020 mendatang.                     

Selama menjadi Bupati Siak, Drs H Syamsuar bersama Drs H Alfedri, cukup banyak perkembangan pembangunan di kabupaten Siak, dilakukan kedua pamong tersebut.

Mulai dari pembangunan infrastruktur Jalan, Pembangunan Gedung Puskesmas, Sekolah hingga pengembangan Destinasi Wisata alam yang menarik wistawan dalam negeri hingga Wisatawan Manca Negara.

Kala itu, banyak penghargaan yang diberikan kepada Bupati Siak, dalam hal tata Kelola Pemerintahan, Pembangunan, Tentang pelayanan publik dan Destinasi Wisata di Siak serta segudang penghargaan lainnya yang datang baik dari tingkat pusat dan tingkat daerah.    

Tak kalah menarik, pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton dan Pengembangan Ekonomi masyarakat dalam bidang pertanian dan Perkebunan terus berjalan selama pucuk pimpinan dipimpin keduanya hingga kini.

Meski begitu, tentunya masih banyak persoalan sosial yang muncul ditengah masyarakat, terutama mengenai minimnya anggaran pemerintah daerah dalam hal pengembangan pembangunan di daerah tersebut, sehingga membutuhkan support dari pemerintah pusat dan propinsi Riau.

Akan tetapi, harapan tersebut tak kunjung mendapat hasil yang signifikan dalam pengembangan pembangunan di daerah tersebut. Dengan bermodalkan 'pengalaman' yang cukup matang dan tekad untuk membawa perubahan di mata masyarakat Riau, dirinya memberanikan diri untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, sebagai calon Gubernur Riau yang berpasangan dengan Edy Natar Nasution pada Pilgubri 2018 27 Juni 2018.

Alhasil, berkat niat yang tulus dan niat yang baik untuk menaikkan Marwah provinsi Riau yang lebih baik, akhirnya tujuan tersebut terwujud di Pilguri 2018. Pasangan Syamsuar - Edy Natar Nasution bakal 'Lolos' di Final Pilkada 2018 sebagai Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau Periode 2018-2023 mendatang.

Selamat datang Syamsuar - Edy Natar Nasution, doamu diterima masyarakat Riau saat ini, semoga riau lebih baik lagi dimasa yang bapak pimpin nantinya, wassalam. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.