Home / Pemerintahan / Real Count Sementara KPU Riau: Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno Unggul

Real Count Sementara KPU Riau: Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno Unggul

Real Count Sementara KPU Riau: Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno Unggul
Ist
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman - H Suyatno saat menghadiri Debat Kandidat Pilgubri 2018 yang diselenggarakan KPU Riau di Hotel Labersa Kecamatan Siak Hulu Kampar, Riau, Jumat 22 Juni 2018 malam.

Pekanbaru, Oketimes.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menyebarluaskan informasi publik, terkait perhitungan cepat atau real count sementara dari hasil pemungutan suara dalam pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 melalui laman resmi Infopemilu.kpu.go.id.

"Informasi real count sementara tersebut di-update dalam waktu 1 x 24 jam. Siapa yang unggul sementara, itu bisa dilihat dari website tersebut," kata Ketua KPU Riau, Nurhamin pada awak media di Pekanbaru lewat sambungan telepon selulernya pada Rabu 27 Juni 2018 malam.

Dari laman tersebut, diketahui pasangan calon (Paslon) nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno unggul sementara dengan perolehan 8.576 suara atau 31,31 persen dari perhitungan 139 TPS.

Posisi kedua, ditempati Paslon nomor urut 1, Syamsuar dan Edy Natar dengan perolehan 8.323 atau 30,39 persen.

Posisi ketiga, diisi oleh Paslon nomor urut 2, Lukman Edy dan Hardianto dengan perolehan 5.341 suara atau 19,50 persen dan posisi terakhir ada Paslon nomor urut 3, Firdaus dan Rusli Effendi dengan perolehan 5.147 suara atau 18,79 persen.

Untuk diketahui, 139 dari 12.048 TPS yang baru masuk tersebut, baru 1,15 persen yang diinput dari 5 kabupaten. Sedangkan 7 kabupaten/kota lainnya seperti Bengkalis, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Siak, Rokan Hilir, Dumai dan Pekanbaru datanya belum masuk. ***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.