Home / Pemerintahan / Sekda dan Istri Berikan Hak Pilih di TPS 17 Kelapapati

Sekda dan Istri Berikan Hak Pilih di TPS 17 Kelapapati

Sekda dan Istri Berikan Hak Pilih di TPS 17 Kelapapati
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Sekda H Bustami HY dan Istri saat memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.

Bengkalis, Oketimes.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY dan istri Hj Akna Juwita menyalurkan hak suara alias nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17, Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis.

Sekda dan istri ikut menggunakan hak pilihnya untuk memilih kepala daerah dari empat pasangan calon yang berlaga pada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang digelar Rabu, 27 Juni 2018.

Bersama istri, Sekda tiba di TPS pukul 9.15 WIB, dengan memegang payung keduanya turun dari kendaraan dan menuju ke TPS. Sejak subuh Kota Bengkalis diguyur hujan dan hingga berita ini diturunkan hujan masih berlangsung.

Kedatangan Sekda di TPS yang berlokasi di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kabupaten Bengkalis ini disambut petugas dengan semangat.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini, langsung disambut petugas TPS.

Sebelum menyalurkan hak pilihnya, Bustami beserta Ketua Dharma Wanita Kabupaten Bengkalis ini, menyalami seluruh petugas TPS. Selanjutnya, petugas TPS langsung memberikan kertas suara.Usai memberikan memasukan suara di kotak suara, petugas TPS minta izin kepada Sekda Bengkalis untuk poto bersama.

Berdasarkan keterangan petugas PPS, seblum Sekda dan istri, sebanyak  lebih kurang 100 pemilih sudah menyalurkan hak suaranya di TPS ini.

Secara keseluruhan di TPS Sekda menyoblos terdapat 281 jiwa pemilih dengan rincian, 146 laki-laki dan 135 perempuan.

Sedangkan di Desa Kelapapati terdapat 17 TPS dengan DPT sebanyak 4.982 jiwa.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.