Home / Advertorial / Berusia 234 Tahun, Kota Pekanbaru Menuju Smart City dan Madani

Berusia 234 Tahun, Kota Pekanbaru Menuju Smart City dan Madani

Berusia 234 Tahun, Kota Pekanbaru Menuju Smart City dan Madani
Istimewa
Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST, MT saat mendatangani Mou Pemko Pekanbaru bersama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kartu smartcard madani di acara serangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Pekanbaru ke-234, yang jatuh pada 23 Juni 2018 sekaligus upacara bendera bersama di Komplek Perkantoran baru di Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya, Senin 25 Juni 2018.

Pekanbaru, Oketimes.com - Memasuki tahun 2018 ini, usia Kota Pekanbaru kian bertambah, yakni ke -234 tahun. Alhasil, usia tersebut kian menjadi tumbuh dewasa, dan memiliki arti yang cukup banyak terjadi perubahan-perubahan memasuki masa tersebut.

Kenapa tidak, secara historis Kota Pekanbaru merupakan sebuah kampung kecil bernama Senapelan, kekinian telah banyak berubah yang menjadi kota metropolitan yang menjadi ajang percaturan perkotaan di Indonesia.

Sebagai sebuah kota besar dan terus berkembang menuju kota modern, pemerintah kota melakukan berbagai inovasi, agar Kota Pekanbaru menjadi kota yang smart dan Madani. Hal ini sudah mulai terlihat, diusianya yang ke- 234 tahun, Kota Pekanbaru kian smart dan Madani .

Pada hari jadinya yang ke- 234 tahun ini, pemerintah kota pun tengah meresmikan pengoperasionalan Perkantoran Kota Pekanbaru di Tenayan Raya secara semi. Dengan demikian, kedepan, pusat pemerintahan yang semula berada di Jalan Sudirman Pekanbaru akan berangsur pindah ke Tenayan Raya nan asri.

Acara apel Perdana dan sekaligus memperingati HUT Kota Pekanbaru ke 234 itu pun di gelar pada Seni 25 Juni 2018

Dimana Walikota Pekanbaru juga sekaligus membuka melakukan pengoperasional kantor yang menjadi kado istimewa bagi masyarakat dan Walikota Pekanbaru, Dr. Firdaus, ST, MT- Ayat Cahyadi untuk kedua kalinya menduduki kursi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang berjuluk Kota Madani.

Selama memimpin pusat pemerintahan kota Pekanbaru, pasangan Firdau-Ayat terus berbenah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk rencana pemindahan pusat Pemerintah Kota Pekanbaru dari pusat kota ke Tenayan Raya pun terealisasi dengan baik.

Sebagai bukti, tepat pada Senin 25 Juni 2018 bersempena hari jadi Kota Pekanbaru ke- 234, pusat perkantoran itu pun diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Dr. Firdaus, ST, MT, meski secara semi, sekaligus kado istimewah bagi pasangan Firdaus-Ayat.

Perwujudan ini, merupakan salah satu poin bagi Dr. Firdaus, ST, MT yang kini juga maju bertarung di Pilgubri yang dalam pencoblosan yang akan digelar Rabu 27 Juni 2018. Kedepan, Kawasan Perkantoran tersebut secara bertahap akan menjadi pusat pelayanan pemerintahan kot Pekanbaru di Tenayan Raya.

Walikota Pekanbaru DR Firdaus, ST, MT didampingi Wakil walikota Pekenbaru Ayat Cahyadi, langsung hadir dalam persmian serta di hadiri Forkompinda, Ketua LPM Pekanbaru, Kepala Kesabangpol Provinsi Riau, Chairul Rizki mewakili Gubernur Riau, aparatur sipil negara Pemko Pekanbaru dan Organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan yang ada di Pekanbaru dan stakholder lainnya serta ratusan masyarakat.

"Alhamdulilkah begitu banyak lapisan masyarakat yang hadir dalam upacara kali ini. Upacara juga berjalan lancar, ini awal yang baik untuk kita kedepannya," ujar Firdaus dalam sambutannya.

Firdaus mengatakan, Komplek Perkantoran Tenayan Raya merupakan kado dari jajaran Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan yang baik dan lebih efektif kepada masyarakat.

"Semua pusat perizinan akan berpusat di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kantor Sudirman. Insya Allah 2019 Komplek Perkantoran Tenayan Raya maupun Mall Pelayanan Publik akan beroperasi efektif kedepannya,'' ungkap Firdaus.

Ditegaskan DR Firdaus, ST, MT, diarahkannya pembangunan kompleks perkantoran pemerintah Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya sudah disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wllayah (RTRW) Kota Pekanbaru.

Pengembangan komplek perkantoran di Tenayan Raya kini sudah hampir tuntas dan segera ditempati. Ground breaking (pemancangan bangunannya) secara simbolis saat itu juga diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT.

Walikota mengatakan, pembangunan harus sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa ini. Yakni membangun jiwa dan bangun badannya. "Analoginya, selain bentuk fisik (perkantoran) juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pekanbaru," ujarnya.

Di Pusatnya perkantoran pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya juga sejalan dengan pemerataan pembangunan Kota Pekanbaru. Disamping itu, juga membangun jalan outoringroad (Jalan Lingkar Luar), dan tol Pekanbaru-Dumai.

"Jadi sekarang bukan hanya dikawasan kota saja yang berkembang. Kawasan padat penduduk ini (Kota) sudah sering macet. Untuk itu agar merata pembangunan, kawasan perkantoran dibangun di Tenayan Raya,” kata Firdaus dalam sambutannya.

Firdaus mengungkapkan, luas Kota Pekanbaru yang hampir sama dengan luas Provinsi DKI Jakarta, masih banyak terdapat lahan-lahan kosong di beberapa kawasan. Salah satunya, komplek Perkantoran Tenayan Raya yang berdiri dilahan seluas 300 hakter.

Inti dari pembangunan perkantoran (pisik) dan sumber daya manusia bermuara pada mewujudkan Kota Pekanbaru menjadi Kota MetropoIitan yang Madani.

Sebab, lahan perkantoran seluas 300 hektar tersebut terintegrasi dengan 1.000 hektar Iahan yang dicadangkan Pemko Pekanbaru.

Dari sembilan unit gedung yang akan dibangun, saat ini sudah mulai dibangun enam unit. Terdiri dari 1 unit gedung utama untuk Kantor Walikota dan Iima unit untuk gedung Satuan kerja (Satker) dengan rencana anggaran Rp514 miliar penganggarannya sendiri sistem tahun jamak (multiyears).

Kendati awalnya, pembangunan komplek perkantoran Walikota Pekanbaru di Tenayan Raya sempat diragukan beberapa kalangan masyarakat Pekanbaru. Namun, keraguan itu akan dijawab oleh Pemko Pekanbaru dengan memastikan pada akhir tahun ini perkantoran sudah bisa ditempati.

"Awalnya memang banyak masyarakat yang ragu. Tapi dengan telah tuntasnya beberapa kantor, Insya Allah secara bertahap, tahun depan perkantoran di Tenayan Raya sudah bisa difungsikan," terang Firdaus.

Kendati demikian, kedepan tidak semua perkantoran ataupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipindahkan ke komplek perkantoran Tenayan Raya. "Tidak semuanya kita pindahkan, hanya beberapa dinas. Seperti Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan kepala bagian yang dipindahkan ke Tenayan Raya,” imbuhnya. (Advetorial)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.