Home / Parlemen / Fraksi Belum Terima Laporan Temuan BPK, Paripurna Dewan Batal

Fraksi Belum Terima Laporan Temuan BPK, Paripurna Dewan Batal

Fraksi Belum Terima Laporan Temuan BPK, Paripurna Dewan Batal
Ist
ILustrasi, Suasana rapat paripurna di DPRD Riau belum lama ini.

Pekanbaru, Oketimes.com - Rapat Paripurna dijadwalkan Senin 25 Juni 2018, dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum (Panmum) Fraksi Terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 batal dilaksanakan.

Ini dikarenakan, delapan Fraksi belum terima laporan terkait, apakah temuan dari BPK RI terkait pemeriksaan sudah ditindaklanjuti atau belum.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Riau, Septina Primawati didampingi salah seorang Wakil Ketua, Sunaryo, setelah membuka rapat langsung 'dihujani' intrupsi dari Anggota DPRD Riau, yang menyebutkan rapat tidak bisa dilanjutkan.

Lantaran seluruh Fraksi yang ada belum menerima hasil pembahasan yang ditetapkan di Banmus antara Banggar dengan TAPD terkait tindak panjut temuan dari BPK RI dari pemeriksaan APBD 2017 yang dilakukan.

"Ketua, bagaimana bisa Panmum ini kita sampaikan, sementara Fraksi, khususnya Fraksi Golkar belum menerima laporan hasil pembahasan sesuai jadwal di Banmus oleh Banggar dan TAPD terhadap temuan BPK RI. Apa sudah ditindaklanjuti atau belum," tanya Ketua Fraksi Partai Golkar Supriyati.

Selanjutnya hal yang sama juga diikuti secara bergantian oleh Fraksi yang lain yaitu, Almainis (Fraksi PDI-P), Muhammad Aidil (Fraksi Nasdem-Hanura), Asri Auzar (Fraksi Demokrat).

Mendapat intrupsi, tidak dapat memberikan alasan yang 'memuaskan' seluruh Frakai yang ada. Alhasil Rapat Paripurna di skor dan diadalan rapat dadakan antara Ketua Frakai dengan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Riau.

Alhasil  Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum (Panmum) Fraksi Terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 ditunda hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan. (mcr)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.