Home / Peristiwa / Bupati Bengkalis Hadiri Penutupan Sinode Kerja Tahunan ke-62 HKI

Bupati Bengkalis Hadiri Penutupan Sinode Kerja Tahunan ke-62 HKI

Bupati Bengkalis Hadiri Penutupan Sinode Kerja Tahunan ke-62 HKI
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Bupati Bengkalis diwakili Asisten II Setda Bengkalis saat menghadiri Penutupan Sinode Kerja Tahunan ke-62 HKI.

Duri, Oketimes.com - Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah (Setda) Bengkalis H. Heri Indra Putra menghadiri penutupan Sinode Kerja Tahunan ke-62 Huria Kristen Indonesia (HKI) di Ballroom Hotel Surya Jalan Lintas Sumatera, Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Jum’at (22/06/2018) siang.

Sekitar enam ratus orang sebagai peserta sinode kerja yang meliputi utusan dari HKI Se- Sumbagsel, pengurus sinode, unit kerja, tokoh Gereja, serta warga jemaat sekitar kota duri, hadir dalam acara ini. Selain itu, beberapa tamu serta undangan dari dalam dan dari luar negeri juga turut hadir.

Kehadiran Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis di sambut oleh Pdt. H. Simangunsong sebagai Praeses Sumbagsel dan Pdt. Yusuf Hutapea selaku Ketua Panitia Sinode Kerja Ke-62 serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis, yang dibacakan oleh Heri menyampaikan ucapan terima kasih atas peran yang telah dilakukan oleh HKI selama ini, dan diharapkan ke depan semakin ditingkatkan khususnya dalam menyusun program strategis ke depan lewat persidangan ini.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mengharapkan peran dan bantuan semua umat beragama, para pemuka agama termasuk para pendeta dan tokoh gereja serta umat kristiani dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata, dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi.

"Oleh karena itu, kepada semua pihak diharapkan mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam bertindak dan berpikir, sehingga kita tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menghasut masyarakat, dan mampu mengatasi serta memandang persoalan hidup dengan bijaksana," ujarnya

Betapapun sulitnya hidup sambungnya, kepada seluruh umat beragama di wilayah Kabupaten Bengkalis, kami harapkan untuk mampu menjaga ketenangan dan ketertiban serta toleransi antar sesama.

"Selain itu, diharapkan juga semua pihak untuk dapat saling bahu-membahu dalam upaya mensejahterakan masyarakat, dan mewujudkan sikap senasib sepenanggungan, gereja memiliki peran bersama dengan seluruh lembaga yang ada di masyarakat. Apalagi tugas pemerintah menjadi tugas gereja demi menjadikan keharmonisan di tengah masyarakat," sambungnya.

Lebih lanjut Asisten II Setda Bengkalis juga mengajak umat kristiani yang ada di Kecamatan Mandau dan sekitarnya untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 ini.

"Tanggal 27 juni 2018 nanti, yang hanya tinggal beberapa hari kedepan, kita akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Riau. Kami mengajak kita semua masyarakat huria kristen indonesia duri dan sekitarnya, untuk dapat berpartisipasi dengan mendatangi tempat pemungutan suara masing–masing dan pergunakan hak pilih yang kita miliki," tuturnya.

Namun yang tak kalah pentingnya, walaupun mungkin diantara kita berbeda pilihan, berbeda pandangan, jangan sampai memecah belah rasa persatuan dan kesatuan. Mari sikapi perbedaan tersebut dengan akal yang sehat serta lapang dada, kita ambil hikmah terbaiknya dan sikapi secara bijak pula.

Pada kesempatan itu, Pdt.H. Simangunsong selaku Praeses Sumbagsel mengucapkan selamat datang dan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang telah memberikan dukungan moril dan materil dalam penyelenggaraan Sinode Kerja ke-62 Tahun 2018.

"Kami HKI dan seluruh Jamaat siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai langkah penting dalam menjaga keutuhan kehidupan beragama di Kabupaten Bengkalis," katanya.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.