Home / Pemerintahan / Kehadiran ASN di Bengkalis Capai 98,03 Persen

Kehadiran ASN di Bengkalis Capai 98,03 Persen

Kehadiran ASN di Bengkalis Capai 98,03 Persen
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Sekda Bengkalis ketika memimpin apel perdana setelah libur panjang di halaman Kantor Bupati Bengkalis.

Bengkalis, Oketimes.com – Tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, pasca libur panjang Cuti Bersama Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun 2018, capai 98,03 persen.

Persentase kehadiran ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis diketahui, setelah absensi langsung, usai apel bersama di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis, 21 Juni 2018.

Tidak seperti biasanya, sebelum dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah Perangkat Daerah (PD), terlebih dahulu seluruh ASN diabsensi di lapangan oleh tiga tim pemantau.

Dari hasil pemantauan absensi, sekitar dua persen ASN yang tidak hadir karena alasan sakit, cuti melahirkan dan tanpa alasan alias alpa.

Ada juga ASN tidak bisa hadir mengikuti apel bersama, karena harus menjalankan tugas di lapangan sebagai tim pemantau Lebaran Idul Fitri 2018. Mereka adalah seperti petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, BPBD dan petugas kesehatan. Mereka sampai kemarin, belum bisa menikmati libur Lebaran.

Terhadap petugas yang tidak bisa libur Lebaran karena harus menjalankan kewajiban, Sekretaris Daerah (Sekda) Bustami HY, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya. "Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya," ungkapnya.  

Dikatakan Bustami, absensi tingkat kehadiran ASN pasca libur Lebaran 2018, langsung dilaporkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) secara online.

Terkait dengan sanksi terhadap sekitar 2 persen ASN yang tidak hadir pada hari pertama masuk kantor pasca libur Lebaran 1439 H, Bustami menegaskan, akan dikenai sanksi sebagaimana ketentuan dalam peraturan perundang-undangan, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Yang jelas, setelah ini pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) langsung menyurati Kepala Perangkat Daerah, untuk dilanjutkan ke ASN yang tidak hadir pada hari pertama masuk kerja," ungkapnya.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.