Home / Hukrim / Dipicu Soal Utang Piutang dan Cinta, Polisi Ciduk Pembakar Rumah Pegawai Honorer

Dipicu Soal Utang Piutang dan Cinta, Polisi Ciduk Pembakar Rumah Pegawai Honorer

Dipicu Soal Utang Piutang dan Cinta, Polisi Ciduk Pembakar Rumah Pegawai Honorer
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Tersangka MI alias Idris (35) dan Sepeda Motor Pelaku Pembakaran rumah milik MS alias Anto (33) Pegawai Honor Kelurahan Air Hitam saat diamankan di Mapolsek Payung Sekaki Polresta Pekanbaru, Senin 18 Juni 2018 siang sekira pukul 14.00 WIB.

Pekanbaru, Oketimes.com - Setelah sempat menjadi buruan petugas, pasca melakukan aksi nekat membakar rumah seorang pegawai honor di Jalan Karya Indah atau tepatnya di belakang Kantor Lurah Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki pada Sabtu, 16 Juni 2018 pukul 09.30 WIB pekan lalu.

Akhirnya, Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki dengan diback-up Polresta Pekanbaru, berhasil membekuk MI alias Idris (35), pelaku pembakar rumah MS alias Anto (33), korban pembakaran dari rumahnya di Jalan Suka Karya Gg Sepakat Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru, Senin 18 Juni 2018 siang sekira pukul 14.00 WIB.

Penangkapan tersebut dilakukan Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki, setelah adanya laporan korban MS alias Anto (33), korban pembakaran rumah sesuai LP/199/VI/2018/Sek Payung Sekaki tertanggal 16 Juni 2018 dan petugas mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya Jalan Suka Karya Gg Sepakat Kelurahan Tuah Karya Tampan.

Tak mau ketinggalan buruan, Kapolsek Payung Sekaki AKP Rachmad Yusuf SIK memerintahkan Tim Opsnal Polsek Payung Sekaki yang dipimpin oleh Katim Opsnal Aipda H. Pardede dengan melakukan survey dan membututi posisi pelaku.

Setelah posisi pelaku diketahui, Tim Opsnal langsung melakukan penangkapan di kediaman pelaku dan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Merk Honda Beat bernopol BM 5060 JM yang digunakan pelaku saat membakar rumah korban.

Merasa cukup bukti atas tindak pidana yang dilakukan MI alias Idris (35), pelaku langsung digelandang ke Polsek Payung Sekaki, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Informasi yang dirangkum dari Polresta Pekanbaru, pelaku MI alias Idris nekat membakar rumah korban MS alias Anto (33) yang tidak lain teman korban sendiri lantaran dipicu persoalan hutang piutang antara korban dengan pelaku serta pelaku juga cinta berat dengan istri korban, namun istri korban menolak mencintai pelaku.

Puncaknya, pada Sabtu 16 Juni 2018 pagi sekira pukul 09.30 WIB saat korban dan istri pergi berlebaran ke Tembilahan Kabupaten Indrgairi Hilir.

Pelaku nekat mendatangi kediaman MS alias Anto dan masuk kedalam rumah korban dimanan saat bersamaan ibu korban bernama hadijah ada di dalam rumah.

Setibanya di rumah, pelaku mendorong ibu korban Hadijah dan langsung mengeluarkan dua botol minuman mineral yang berisikan minyak bensin sambil menyiram ke dinding rumah yang terbuat dari papan.

Usai menyiramkan bensin di bahagian dalam rumah, pelaku membakar dinding rumah dengan menggunakan sebuah mancis dan kemudian pelaku melarikan diri dengan sepeda motor honda beat bernopol BM 5060 JM.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH saat diwawancarai awak media membenarkan adanya penangkapan MI alias Idris (35) pelaku pembakaran rumah yang terjadi di wilayah Polsek Payung Sekaki berkat adanya informasi dari masyarakat dan kerja keras anggota di lapangan.

Kapolresta menyebutkan, keberhasilan Polsek Payung Sekaki mengungkap pelaku pembakaran rumah dalam waktu 2 x 24 jam perlu diancungi jempol, hendaknya menjadi motivasi bagi anggota yang lain dalam melaksanakn tugas.

Tidak lupa Kapolresta menghimbau masyarakat jika ada permasalahan apapun agar dapat menyelesaikan permasalahan secara arif dan kepala dingin untuk mencapai hasil yang lebih baik.

"Jika ingin membutuhkan patugas, Bhabinkamtibmas kita yang ada di tiap-tiap Kelurahan siap membantu dan memecahkan Problem yang ada ditengah masyarakat," imbau Kapolresta. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.