Home / Peristiwa / H-1, Harga Daging di Bengkulu Naik Jadi Rp 130 Ribu Per Kg

H-1, Harga Daging di Bengkulu Naik Jadi Rp 130 Ribu Per Kg

H-1, Harga Daging di Bengkulu Naik Jadi Rp 130 Ribu Per Kg
int
ILustrasi

Bengkulu, Oketimes.com - Harga daging sapi segar pada H-1 Idulfitri 1439 Hijriah di Bengkulu, meningkat sebesar Rp 10.000 per kilogram (kg) dari semula Rp 120.000 per kg menjadi Rp 130.000 per kg.

Seperti laporan SP di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Kamis 14 Juni 2018, harga ayam potong segar meningkat dari semula Rp 38.000 per potong menjadi Rp 45.000 per potong. Sedangkan harga daging kerbau beku impor Rp 80.000 per kg dan ayam potong beku stabil Rp 38.000 per potong.

Kenaikan harga daging sapi dipicu permintaan masyarakat meningkat untuk kebutuhan Lebaran Jumat besok 15 Juni 2018. Meski harga daging meningkat, tapi persedianya di pedagang pada H-1 Lebaran melimpah, karena pasokanya dari pedagang besar berlangsung lancar.

"Stok daging sapi segar di pedagang mencukupi, sehingga berapa pun permintaan konsumen dapat dilayani pedagang setempat. Hanya saja kenaikan harga daging memang dari pedagang besar, sehingga kita terpaksa menyesuaikan harga jual ke konsumen," kata Asrul (54), salah satu pedagang daging di Bengkulu.

Ia mempredisi, kenaikan harga daging hanya terjadi pada H-1 Lebaran saja. Setelah itu, harga akan kembali normal di kisaran Rp 110.000 per kg-Rp 120.000 per kg. Bahkan diperkirakan usai Lebaran, harga daging menjadi Rp 100.000 per kg.

Adapun pemilik rumah makan, restoran atau masyarakat yang akan menggelar pesta lebih suka membeli daging beku Bulog karena harganya murah hanya Rp 80.000 per kg.

Hal senada diakui Syamlan (36), pedagang daging lainnya. Ia mengatakan, usai Lebaran harga daging sapi segar di Bengkulu, diperkirakan kembali normal di kisaran Rp 110.000 per kg, karena permintaan konsumen berkurang dari biasanya.

"Biasa Mas, setiap kali Lebaran harga daging sapi selalu tinggi. Pada Lebaran tahun ini, harga daging Rp 130.000 per kg, tergolong rendah dibanding Lebaran tahun lalu mencapai Rp 150.000 per kg," ujarnya.

Syamlan menambahkan, kenaikan harga daging sapi pada H-1 Lebaran hanya Rp 10.000 per kg dari sebelumnya, karena masyarakat Kota Bengkulu, banyak yang memotong sapi untuk dijual di sekitar tempat mereka tinggal.

Dengan demikian, permintaan daging di pasar sedikit berkurang, sehingga meski terjadi kenaikan tidak terlalu signifikan dibanding Lebaran 2017 lalu, dimana sempat menyentuh Rp 150.000 per kg.***


Sumber: Suara Pembaruan

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.