Home / Internasional / Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID Terima Penyuluhan Child Right & Right Protection

Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID Terima Penyuluhan Child Right & Right Protection

Satgas Yon Komposit TNI Konga XXXV-D/UNAMID Terima Penyuluhan Child Right & Right Protection
Puspen TNI for oketimes.com
Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) menerima Penyuluhan materi Child Right & Right Protection yang diselenggarakan oleh UNAMID Sector West di Supercamp UNAMID, El Geneina, Darfur, Sudan, Minggu 10 Juni 2018.

Sudan, Oketimes.com - Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) menerima Penyuluhan materi Child Right & Right Protection yang diselenggarakan oleh UNAMID Sector West di Supercamp UNAMID, El Geneina, Darfur, Sudan, Minggu 10 Juni 2018.

Dalam kesempatan tersebut penyuluhan Child Right & Right Protection yang di sampaikan oleh Mr. Kebba Jome & Mrs. Ahya dari UNAMID Sector West kepada perwakilan personel dari Satgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya peran Peacekeepers sebagai salah Child Protection Unit (CPU) untuk melindungi anak-anak di daerah konflik.

Pada kesempatan tersebut Mr. Kebba Jome mengatakan bahwa perlindungan kepada anak-anak di daerah konflik telah diatur di dalam UN Mandate Peacekeeping Operations yang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan operasi perdamaian di daerah konflik.

"Anak-anak di dalam aturan UN adalah yang berusia dibawah 18 tahun dilihat dari Certificate Of Birth, baik belum menikah atau pun yang sudah menikah bila belum mencapai 18 tahun dikategorikan anak-anak. Mereka adalah masa depan dari suatu negara sehingga kita wajib menjaga mereka agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik," ujar Mr. Kebba Jome.

Sementara itu, Mrs. Ahya menyampaikan bahwa salah satu kejahatan terhadap anak diantaranya perekrutan anak dibawah umur menjadi kombatan atau gerakan separatis di daerah konflik dan pelecehan seksual seperti pemerkosaan dan perdagangan manusia yang merupakan pelanggaran HAM berat.

Komandan Satgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID Letkol Inf Irdhan, SE MM, berharap bahwa penyuluhan Child Right & Right Protection dapat meningkatkan profesionalisme dan wawasan prajurit Satgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID.

"Saya berharap dengan adanya sosialisasi Child Right & Right Protection ini para peacekeepers dari Satgas Yon Komposit Konga XXXV-D/UNAMID semakin profesional & bertambah wawasannya, sehingga apabila mendapatkan kondisi seperti yang sudah dijelaskan oleh pemberi materi tadi dapat bertindak dengan tepat," ujar Dansatgas.***

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI  Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.