Home / Hukrim / Polda Riau Amankan 44 Satwa Liar Hasil Ops TSL 2018

Polda Riau Amankan 44 Satwa Liar Hasil Ops TSL 2018

Polda Riau Amankan 44 Satwa Liar Hasil Ops TSL 2018
Disediakan oketimes.com
Brigjen Pol H.E Permadi Wakapolda Riau didampingi Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gideon, Kabid Humas AKBP Sunarto SIK dan Ka.BBSKDA Riau Mahmudi bersama staf dan awak media dalam Press Release-nya di halaman Ditreskrimsus Polda Riau Rabu 30 Mei 2018 siang.

Pekanbaru, Oketimes.com - Tim Satuan Khusus Ditreskrimsus Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, selama dua pekan terakhir ini berhasil mengamankan sebanyak 44 Ekor Satwa Liar yang di lindungi dalam Operasi Tanaman Satwa Liar (TSL) 2018.

"Untuk di Riau, tim kita sudah berhasil mengamankan 44 Satwa Liar berbagai jenis, seperti buaya, elang, beruang dan kucing hutan," kata Brigjen Pol H.E Permadi Wakapolda Riau didampingi Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gideon, Kabid Humas AKBP Sunarto SIK dan Ka.BBSKDA Riau Mahmudi bersama staf dan awak media dalam Press Releasenya di halaman Ditreskrimsus Polda Riau Rabu 30 Mei 2018 siang.                      

Dijelaskan Wakapolda Riau, Operasi TSL 2018 ini merupakan kegiatan Bareskrim Mabes Polri untuk di seluruh Jajaran Bareskrim Polri, sehingga untuk di wilayah Riau dibentuk Timsus Ops TSL 2018 dengan melibatkan BBKSDA Riau.           

"Hasilnya tim kita sudah berhasil mengamankan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang larangan untuk memilihara satwa liar yang di lindungi sesuai dengan UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya," pungkas Wakapolda Riau.

Pada kesempatan itu, Mahmudi Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (Ka.BBKSDA) Riau menjelaskan bahwa kegiatan Ops Giat TSL 2018 yang sudah dilakukan sejak pada 14 Mei hingga 14 Juni 2018 kedepan.

Dimana keterlibatan BBKSDA Riau dalam giat tersebut, tidak lain sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perlindungan Tanaman dan Satwa Liar untuk tidak melanggar hukum atau menyalagunakannya.

"Inilah yang menjadi patokan kita untuk ikut dalam Ops TSL 2018 ini, sebab misi tersebut memang menjadi tugas dan fungsi kita selama ini, dengan bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal ini Ditreskrimsus Polda Riau," ujar Mahmud.

Dia menjelaskan adapun 44 ekor satwa liar yang dilindungi dan berhasil diamankan dari masyarakat Riau secara suka rela antara lain Rusa Sambar 3 ekor, Burung Elang Berontok 2 ekor, seekor Kucing Hutan, Beruang Madu 2 ekor, Ungko atau Owa 6 ekor, Siamang satu ekor, Buaya sinyulong 5 ekor, Kura-kura 4 ekor, Labi-labi 5 ekor, Kera ekor panjang 1 ekor, Kukang 1 ekor, dan Lutung Kuning satu ekor.

"Dari keseluruhan satwa liar yang diamankan, ada satu satwa liar yang tidak dilindungi yaitu jenis Kera Ekor Panjang. Sementara jenis kera Siamang atau bulu hitam itu masih dilindungi," pungkas Mahmud.

Sementara Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Gideon Arif Setiawan menyebutkan dilakukannya Ops TSL 2018 ini tidak lain hanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan Penegakan Hukum kepada para pelaku Kejahatan atau Perburuan Satwa Liar yang dilindungi yang ada di wilayah Riau.       

"Targetnya adalah memberikan edukasi dan Penegakan Hukum kepada para pelaku kejahatan Tanaman dan Satwa Liar, untuk tidak menyalahgunakan Satwa Liar di Riau," singkat Gideon.

Sebagai penutup, Wakapolda Riau Brigjen Pol H.E Permadi menambahkan bahwa ke 44 ekor Satwa Liar tersebut, merupakan hewan yang diamankan dari masyarakat yang diserahkan secara suka rela kepada BBKSDA berkat sosialisasi tentang perlindungan satwa liar.

"Sehingga masyarakat setelah mengerti tentang perlindungan satwa liar itu, menyerahkan kepada BBKSDA Riau yang selanjutnya diserahkan kepada Ditreskrimsus Polda Riau.   

Wakapolda juga menjelaskan keseluruhan 44 Satwa Liar itu diamankan dari wilayah Riau, seperti dari Kabupaten Siak, Kepulauan Meranti dan Kabupaten Kuantan Singingi.

"Setelah kita amankan, nantinya satwa liar ini akan kita kembalikan ke habitatnya setelah proses penyelidikan tuntas dan kita lakukan bersama BBKSDA Riau untuk di lepas," pungkas Wakapolda Riau. (ars)              

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.