Home / Peristiwa / 2018, BPBD Tangani Enam Kasus Bencana

2018, BPBD Tangani Enam Kasus Bencana

2018, BPBD Tangani Enam Kasus Bencana
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Anggota BPBD Bengkalis sedang melakukan pemadaman kebakaran disalah satu TKP

Bengkalis, Oketimes.com - Diawal tahun 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis telah menangani sebanyak enam kasus bencana. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis H Jaafar Arief, Senin 12 Februari 2018, menjelaskan dari laporan yang diterima dari masyarakat peristiwa bencana terjadi selama bulan Januari 2018.

Adapun penanggulangan bencana yaitu, kebakaran di Jalan Pasar Lama Kelurahan Sei Pakning, pada 4 Januari 2018, banjir di Jalan SD 04 Gang Guru Kecamatan Bengkalis terjadi 5 Januari 2018 dan banjir di Desa Koto Parit Desa Beringin Kecamatan Talang Muandau.
 
Kemudian, kebakaran di Jalan Puncak KM 2 Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan, pada 18 Januari 2018. Kebakaran lahan 1.5 Hektar di Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, pada 24 Januari 2018.

Terakhir penanggulangan bencana terjadi kebakaran sebuah Ruko milik pak Acin/Sugianto di Desa Lubuk Muda Kecamatan  Siak Kecil pada 26 Januari 2018.

Jaafar menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada, terhadap bencana. Jangan lalai dengan perkara yang kecil. Apa lagi mengenai kebakaran lahan, yang selalunya terjadi akibat dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan pada akhirnya berdampak negatif sangat luas.

"Mari sama-sama kita berperan aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat kita. Semoga tahun ini, Riau, khususnya Bengkalis, bebas dari kebakaran lahan dan kabut asap," imbuh Jaafar.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.