Home / Pemerintahan / Hadiri Pesta Pembangunan HKBP Ressort Parsaoran di Duri, Bupati : Mari Rawat Toleransi Antar Umat Beragama

Hadiri Pesta Pembangunan HKBP Ressort Parsaoran di Duri, Bupati : Mari Rawat Toleransi Antar Umat Beragama

Hadiri Pesta Pembangunan HKBP Ressort Parsaoran di Duri, Bupati : Mari Rawat Toleransi Antar Umat Beragama
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis saat membacakan sambutan Bupati Bengkalis.

Duri, Oketimes.com - Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis, H. Heri Indra Putra mewakili Bupati Bengkalis, menghadiri acara Pesta Pembangunan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ressort Parsaoran, sebagai langka mewujudkan keharmonisan hidup bermasyarakat.

"Dengan dilaksanakan pesta pembangunan Minggu (27/05/18) di Kompleks Gereja HKBP Ressort Parsaora, diharapkan kepada seluruh keluarga besar HKBP, mampu menjadikan pembangunan ini sebagai salah faktor pendukung untuk melangkah maju jauh ke depan dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Bengkalis," ujar Heri.

Pada sambutannya, Heri mengatakan ada beberapa indikator rencana pembangunan yang harus dipenuhi, meliputi pembangunan pusat pengembangan industri, pertambangan, perdagangan, ketenagakerjaan, peternakan, pertanian dan perkebunan.

Namun yang tak kalah pentingnya pembangunan mental spiritual tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan, karena agama memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan dan kemasyarakatan.

"Agama dan pembangunan adalah senapas, agama tanpa pembangunan tidak akan maju. Pembangunan tanpa agama akan salah arah. Tidak hanya itu, agama jika diibarat seperti dua sisi mata uang yang harus saling melengkapi, agar kedua sisi tersebut memiliki nilai sama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Asisten II Bengkalis mengatakan sebagai pemimpin di Negeri Junjungan tentunya Pemerintah Daerah adalah untuk semua lapisan suku, agama, dan etnis tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya.

Sebagai pemimpin, pengelolaan keragaman ini bukan perkara gampang, banyak konflik kekerasan yang terjadi akibat menguatnya identitas suku atau agama kelompok tertentu yang bertabrakan.

Hal ini terjadi ketika identitas suku atau agama bahkan kelompok tertentu dijadikan sebagai sumberdaya untuk memperjuangkan kepentingan tertentu dengan cara-cara kekerasan.

"Agar keragaman identitas di negeri kita terus berlangsung rukun dan damai, kita harus saling memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh lapisan masyarakat, menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah daerah, suku, agama dan masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkalis," ajak Heri.

Tidak lupa, Heri juga menyampaikan kepada umat kristen Batak Kabupaten Bengkalis, untuk bersama sama merawat toleransi yang telah terbangun selama ini dan tetap merajut silaturahmi bersama pemerintahan serta mendukung setiap program pembangunan pemerintahan dengan pelayanan kemasyarakatan yang sudah maupun yang akan diprogramkan, karena tanpa dukungan sulit untuk diwujudkan.

"Ada satu hal yang menarik serta menjadi kekaguman kami terhadap HKBP warga Batak umumnya, yakni kekompakan serta sifat kegotong royongannya. Baik tenaga, pikiran, gagasan, keringat, dan dana, semua pihak saling bekerja sama dan bantu membantu. Ini tentunya pengaruh positif dalam memperkuat pembangunan dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Bengkalis kedepannya," tutup Heri.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.