Home / Nasional / Bakamla dan KKP Tangkap 14 Kapal Vietnam di Perairan Natuna

Bakamla dan KKP Tangkap 14 Kapal Vietnam di Perairan Natuna

Bakamla dan KKP Tangkap 14 Kapal Vietnam di Perairan Natuna
Humas Bakamla RI for oketimes.com
Badan Keamanan Laut bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menangkap 14 Kapal Pencuri Ikan asal Vietnam di Perairan Natuna. Penangkapan dilakukan oleh 6 unsur KKP, dimana 3 diantaranya sedang tergabung dalam Operasi Nusantara Bakamla.

Natuna, Oketimes.com - Badan Keamanan Laut bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil menangkap 14 Kapal Pencuri Ikan asal Vietnam di Perairan Natuna. Penangkapan dilakukan oleh 6 unsur KKP, dimana 3 diantaranya sedang tergabung dalam Operasi Nusantara Bakamla.
 
Pemeriksaan dan penangkapan berlangsung pada Minggu (27/5/2018). Sejak pukul 07.05 hingga 17.45 WIB, seluruh unsur yang terlibat dipimpin personel Bakamla, Suyitno S.Sos MSi melakukan penertiban terhadap 14 kapal tangkapan bersama para komandan kapal.

Unsur-unsur KKP yang tergabung dalam Operasi Nusantara Bakamla yaitu Hiu Macan 01 dikomandani Samson, Hiu 11 dikomandani Slamet, dan Hiu 12 dikomandani Novri Sangiang.

Sementara itu KP. Paus komandan Irzal Kadir, KP Orcha 01 komandan Priyo Kurniawan, dan KP Hiu Macan Tutul 02 komandan Ilman Rustam merupakan kapal KKP yang saat itu sedang melakukan operasi mandiri KKP.

Pada saat ditangkap, salah satu kapal ikan Vietnam berusaha membakar kapalnya sendiri, namun upaya ini berhasil digagalkan oleh aparat di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, keempat belas kapal tersebut, masih dalam proses penarikan guna proses hukum lebih lanjut. 10 kapal tangkapan beserta awaknya dikawal menuju Pangkalan Pontianak, sedangkan 4 kapal lainnya dikawal ke Pangkalan PSDKP Batam.***

Autentikasi : Kasubbag Humas Bakamla, Mayor Marinir Mardiono.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.