Home / Pendidikan / Police Goes To School, Satlantas Kunjungi SMPN 33 Pekanbaru

Police Goes To School, Satlantas Kunjungi SMPN 33 Pekanbaru

Police Goes To School, Satlantas Kunjungi SMPN 33 Pekanbaru
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Kunjungi SMPN 33 Pekanbaru satuan lalu lintas Polresta Pekanbaru pimpin giat upacara kenaikan bendera, Senin (5/2/2018) pagi.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kunjungi SMPN 33 Pekanbaru satuan lalu lintas Polresta Pekanbaru pimpin giat upacara kenaikan bendera, Senin (5/2/2018) pagi.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kasubnit I Unit Dikyasa IPDA Ratna Wilis, dalam amanatnya  menghimbau kepada para siswa dan guru agar tertib berlalu lintas.

"Kita sampaikan juga faktor faktor penyebab kecelakaan lalu lintas dan  bahaya dari melanggar peraturan lalu lintas," terang Ratna.

Tidak hanya sekedar menyampaikan himbauan keselamatan berlalu lintas, dua orang siswa dari SMPN 33 Pekanbaru yang berhasil menjawab pertanyaan juga mendapatkan hadiah helm.

Usai upacara bendera, Kepala Sekolah SMPN 33 Pekanbaru Wijayanti Sriutari Spd, mengaku sangat senang dan mengapresiasi kegiatan Police Goes To School tersebut. Menurutnya dengan kedatangan pihak  Kepolisian ke sekolah diharapkan dapat membantu anak didiknya untuk mendapatkan pengetahuan terkait tertib berlalu lintas di jalan raya.

"Siswa bisa dapat menerima edukasi secara langsung , memahami untuk keselamatan mereka sendiri," ucap Wijayanti.

Terpisah, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Aser, SIK SH, mengatakan kegiatan Police Goes To School ini merupakan salah satu program satlantas untuk mensosialisasikan tertib berlalu lintas.

"Tidak hanya di sekolah menengah saja, pengenalan lalu lintas juga kita sampaikan mulai dari anak anak usia dini, mahasiswa, dan juga kepada karyawan perkantoran," terang Rinaldo.***

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.