Home / Hukrim / Antisipasi Ujaran Kebencian, Cyber Crime Polda Riau Pantau Medsos

Antisipasi Ujaran Kebencian, Cyber Crime Polda Riau Pantau Medsos

Antisipasi Ujaran Kebencian, Cyber Crime Polda Riau Pantau Medsos
disediakan oketimes.com
Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Guna memantau situasi politik dalam menghadapi Pilkada 2018 di Riau, terutama dalam menyikapi maraknya media sosial yang menyampaikan ujaran kebencian dengan tujuan untuk menjatuhkan salah satu calon gubernur dan wakil gubernur yang ikut bertarung di Pilgubri 2018. Kepolisian Polda Riau, melalui tim Cyber Crimenya, terus memantau dan mengawasi pihak-pihak yang dinilai melanggar UU IT untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM saat ditemui oketimes.com di ruang kerjanya, Jumat 2 Pebruari 2018 siang.

Ia menjelaskan kepada elemen masyarakat, jika ingin menyampaikan aspirasi lewat media sosial sepeeti Facebook, Twetter, Instagram atau media sosial lainnya sah-sah saja dilakukan masyarakat, akan tetapi tidak dibenarkan menyamapaikan ujaran kebencian dengan tujuan untuk menjatuhkan pasangan lainnya.

"Menyampaikan aspirasi atau unek-unek masyarakat lewat medsos sah-sah saja, akan tetapi tidak dibenarkan untuk menyampaikan ujaran kebencian, dengan mengunggah meme atau kata-kata yang tidak pantas, dengan tujuan untuk menjatuhkan pasangan calon yang maju dalam pilgubri," ujar Guntur.

Guntur juga mengimbau kepada masyarakat, jika tidak ingin terjerat dalam UU IT, diimbau masyarakat agar lebih hati-hati menggunakan jejaring sosial dengan positip dan tidak menyingung atau menyerang pribadi atau pihak lain.

"Saat ini tim cyber crime kita terus memantau dan mengawasi media sosial yang ada, sehingga diminta masyarakat harus benar-benar menyampaikan aspirasi atau unek-unknya dengan postisip dan tidak menyinggung pihak lain, jika tidak ingin terjerat hukum," pungkas Guntur. (ars)  

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.