Home / Peristiwa / Kecam Aksi Teroris, Bupati Bengkalis Turut Belasungkawa Atas Gugurnya Alm Iptu Auzar

Kecam Aksi Teroris, Bupati Bengkalis Turut Belasungkawa Atas Gugurnya Alm Iptu Auzar

Kecam Aksi Teroris, Bupati Bengkalis Turut Belasungkawa Atas Gugurnya Alm Iptu Auzar
Istimewa
Almarhum Iptu (anumersta) H Auzar, Personel Polda Riau yang gugur akibat aksi penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu (17/05/2018) pagi.

Bengkalis, Oketimes.com - Pagi sekitar pukul 09.00 WIB Rabu 16 Mei 2018, terjadi aksi penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Akibat penyerangan yang dilakukan kawanan terduga teroris tersebut, salah seorang personil terbaik Polda Riau, yaitu Inspektur Dua (Ipda) yang kini diangkat menjadi Iptu (Anumerta) H Auzar, meninggal dunia.

Anggota Polantas Polda Riau tersebut, berpulang ke rahmatullah akibat ditabrak mobil pelaku penyerangan yang menggunakan kendaraan minibus Toyota Avanza bernomor polisi BM 1192 RQ.

Mendapat kabar duka tersebut, baik atas atas nama pribadi, keluarga, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bupati Amril Mukminin menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya, atas gugurnya Ipda Auzar, anggota Polri yang bertugas di Polda Riau tersebut.

"Mari sama-sama kita doakan, semoga alhmarhum berpulang ke rahmatullah dalam keadaan husnul khotimah, meski terasa berat, keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar dalam menerimaan cobaan dari Allah SWT ini," ujar Bupati Amril, siang tadi.

Bupati Amril juga mengutuk keras aksi teror penyerangan Mapolda Riau tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan kawanan penyerang itu jelas tindakan biadab yang tidak bisa ditelorir.

"Kita mengutuk aksi teror seperti ini. Karena ini mengganggu ketentraman masyarakat. Apalagi jelang masuk bulan ramadhan," katanya.

Selain itu, dia juga berharap masyarakat di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tetap tenang dalam menghadapi teror ini serta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di lingkunganya masing-masing.

"Mari kita bantu aparat. Berikan informasi apabila di lingkungan kita ada orang yang tidak kenal dan gerak-geriknya mencurigakan," ujarnya.

Kemudian dan yang tak kalah pentingnya, Bupati Amril mengajak masyarakatnya supaya tidak menyebarkan luaskan informasi atau berita bohong atau hoax terkait aksi teror.

Pasalnya, jika berita hoax ini terus disebarkan maka akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Jangan sebarkan informasi hoax, karena itu bisa menambah ketakutan masyarakat. Jangan mudah percaya dengan kabar yang beredar, apalagi kalau sumbernya tidak resmi," pesannya.

Iptu (Anumerta) H Auzar, anggota Polda Riau yang tewas dalam penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau, Rabu, 16 Mei 2018 pagi.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.