Home / Peristiwa / Gugurnya Bhayangkara Sejati Kelapa Dua, Masyarakat Kelayang dan Rakit Kulim Panjatkan Doa Bersama

Gugurnya Bhayangkara Sejati Kelapa Dua, Masyarakat Kelayang dan Rakit Kulim Panjatkan Doa Bersama

Gugurnya Bhayangkara Sejati Kelapa Dua, Masyarakat Kelayang dan Rakit Kulim Panjatkan Doa Bersama
Zul.A.P
Rasa belasungkawa ditunjukkan masyarakat dengan mendatangi Mapolsek Kelayang dan membuat suatu acara doa bersama pada Selasa 15 Mei 2018 di halaman Mapolsek Kelayang, hingga meletakkan puluhan karangan bunga dengan ucapan turut berdukacita atas gugurnya anggota Brimob Kelapa Dua itu yang sempat baku tembak dengan ratusan tahanan terorisme, yang berhasil menjebol sel tahanan.

Rengat, Oketimes.com - Kepedulian masyarakat Kecamatan Kelayang dan Kecamatan Rakit Kulim, Inhu, Riau, atas gugurnya 6 Personel Bhayangkara Sejati Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta belum lama ini, membuat warga di dua kecamatan itu menjadi haru dan ikut berdukacita.

Rasa belasungkawa itu, ditunjukkan masyarakat dengan mendatangi Mapolsek Kelayang dan membuat suatu acara doa bersama pada Selasa 15 Mei 2018 di halaman Mapolsek Kelayang, hingga meletakkan puluhan karangan bunga dengan ucapan turut berdukacita atas gugurnya anggota Brimob Kelapa Dua itu yang sempat bakutembak dengan ratusan tahanan terorisme, yang berhasil menjebol sel tahanan .

Sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat di dua kecamatan itu datang mengunjungi Mapolsek Kelayang, sembari memanjatkan doa kepada Allah SWT, agar 6 anggota Bhayangkara yang Gugur Baku tembak dengan terorisme itu, diterima Allah disisinya dan diampuni segala dosanya.

Mursidi salah satu tokoh Agama di Kelayang mengatakan, masyarakat sangat mengutuk keras atas tindakan dan prilaku terorisme yang masih dalam tahanan itu, mampu menjebol sel tahanan, dan bahkan mampu menghabisi nyawa anggota Polisi sebanyak 6 personil.

Tindakan seperti ini merupakan salah satu tindakan kebiadapan para tahanan terorisme itu yang mampu merebut senjata anggota Brimob yang sedang bertugas di Rutan Kelapa dua itu, "Kami turut berdukacita atas gugurnya anak bangsa yang sedang melaksakan tugas," ujarnya.

Gugurnya 6 anggota Brimob Kelapa Dua yang sedang melaksanakan tugas itu, membuat masyarakat itu menjadi terdorong untuk bersama sama mendoa bersama di halaman Mapolsek Kelayang, yang diikuti oleh sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat hingga tokoh adat di dua kecamatan itu.

Ratusan masyarakat Kelayang dan Rakitkulim ikut memenuhi halaman Mapolsek Kelayang untuk acara doa bersama itu dari lintas etnis dan agama, bahkan acara yang dilaksanakan pada malam hari itu terasa hening dan sebahagian masyarakat menyalakan lilin.

Tidak sedikit masyarakat yang hadir dan bahkan hingga mencucurkan air mata mereka, ketika Ustaz Mursidi memimpin doa bersama itu yang terasa hikmat.

Dari hasil liputan sejumlah wartawan yang ikut dalam acara doa bersama ini, bahwa masyarakat mengutuk keras atas kebiadaban tindakan terorisme hingga menewaskan anggota Bhayangkara sejati yang sedang bertugas di rutan kelapa dua Mako Brimob Jakarta itu.

Kapolsek Kelayang dan Rakit Kulim, AKP Buha Siahaan dalam sambutannya mengatakan, rasa terima kasih yang tidak terhingga kepada ratusan masyarakat bersama sejumlah tokoh masyarakat, tokoh Agama dan tokoh Adat yang hadir dalam acara doa bersama yang diprakarsai oleh masyarakat itu sendiri.

"Semoga apa yang sama sama kita doakan kepada Tuhan YME yang baru saja kita laksanakan tadi, hendaknya dikabulkan Tuhan yang Maha Esa dan kepada 6 personel Bhayangkara sejati yang gugur dalam melaksanakan tugas di Rutan Kelapa Dua itu diterima dan ditempatkan tuhan disisi-nya," ucap Kapolsek. (zul)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.