Home / Puspen TNI / Kapolres Pulau Morotai Siap Dukung Kelancaran Latihan PPRC TNI 2018

Kapolres Pulau Morotai Siap Dukung Kelancaran Latihan PPRC TNI 2018

Kapolres Pulau Morotai Siap Dukung Kelancaran Latihan PPRC TNI 2018
Puspen TNI for oketimes.com
AKBP Mikael P. Sitanggang, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pulau Morotai Maluku Utara.

Morotai, Oketimes.com - Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai siap mendukung kelancaran pelaksanaan latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018, khususnya pengaturan arus lalulintas selama jalannya latihan.
 
Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pulau Morotai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mikael P. Sitanggang, usai mengikuti rapat terakhir terkait kesiapan latihan PPRC TNI tahun 2018, bertempat di Lanud Leo Watimena Morotai, Maluku Utara, Jumat (11/5/2018).
 
Kapolres Pulau Morotai AKBP Mikael P. Sitanggang mengatakan bahwa latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI yang dilaksanakan di Morotai sangat baik dan pihak kepolisian dalam hal ini Polres sangat mendukung latihan ini dalam rangka meningkatkan profesionalisme TNI.
 
"Latihan ini sangat baik dan kami pihak kepolisian sangat mendukung rekan-rekan TNI baik dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU karena kami yakin latihan ini dapat meningkatkan profesional pasukan TNI," ungkapnya.
 
Ditambahkan oleh AKBP Mikael P. Sitanggang bahwa terkait pelaksanaan latihan PPRC TNI tahun 2018 di Morotai, pihak jajaran Polres telah menyampaikan kepada satuan bawah dalam hal ini Kepolisian Sektor (Polsek) untuk mensosialisasikan latihan ini kepada masyarakat.
 
"Pihak Polres melalui Polsek dan Babinkamtibmas menghimbau kepada masyarakat di Pulau Morotai, agar tidak melakukan aktifitas disekitar daerah latihan khususnya pada tanggal 12 Mei 2018," ujar Kapolres Pulau Morotai.***
 
Autentikasi : Dansatgaspen PPRC TNI Tahun 2018, Kolonel Arm Edwin Habel, S.A.P.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.