Home / Pendidikan / Sosialisasi Penerimaan Polri 2018, Lulusan SMK Pelayaran Pekanbaru Punya Peluang Jadi Polisi Air

Sosialisasi Penerimaan Polri 2018, Lulusan SMK Pelayaran Pekanbaru Punya Peluang Jadi Polisi Air

Sosialisasi Penerimaan Polri 2018, Lulusan SMK Pelayaran Pekanbaru Punya Peluang Jadi Polisi Air
Humas Polresta Pekanbaru For Oketimes.com
Bagian Sumda Polresta Pekanbaru melaksanakan Sosialisasi Penerimaan Polri tahun ajaran 2018, bertempat di SMK Pelayaran Pekanbaru di Jalan Kamboja Pekanbaru, Selasa(23/01/2018).

Pekanbaru, Oketimes.com - Bagian Sumda Polresta Pekanbaru melaksanakan Sosialisasi Penerimaan Polri tahun ajaran 2018, bertempat di SMK Pelayaran Pekanbaru di Jalan Kamboja Pekanbaru, Selasa(23/01/2018).
 
Turut hadir dalam pelaksanaan, Kabag Dalpers Polda Riau, AKBP Danang Beny K, SIK, Kasubbag Pers Kompol Alex Sandi Siregar SIK, Kabag Sumda Polresta Pekanbaru Kompol Jasman SE, dan personil Bag Sumda Polresta Pekanbaru.

Penerimaan Polri menggunakan azas BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel & Humanis). Bersih dari KKN dan Transparan dalam pembukaan kemudian Akuntabel dapat di pertanggung jawabkan data dan fakta dan Humanis dalam memberikan pelayanan prima.

Sejalan dengan Promoter (Profesional, Moderen dan Terpercaya) Kapolri, dimana untuk pelaksanan Rekruitmen anggota Polri tidak dipungut biaya apapun atau gratis, bahwa Polri sudah berubah melalui revolusi mental.

Tujuan dilaksanakan Sosialisasi ini guna memberikan gambaran penerimaan anggota Polri Tahun 2018, dengan kriteria yaitu dari lulusan SMA/SMK/MA sederajat berumur 17 tahun 6 bulan dan maksimal 21 tahun pada saat masuk Pendidikan Polri.

Sedangkan untuk persyaratan umum, lanjutnya, yaitu warga negara Republik Indonesia, serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Disamping itu, untuk persyaratan tinggi badan putra minimal 165 cm dan putri 160 cm dalam pendaftaran Polisi Tugas Umum, sedangkan untuk Akpol mengacu penerimaan Polri pada tahun 2017 tinggi Putra 163 cm, dan Putri 160 cm. Mereka yang akan mendaftar, tidak bertindik untuk laki-laki serta tidak bertato dan berkacamata baik Putra maupun Putri.

Dengan adanya Sosialiasi Penerimaan Polri diawal waktu, agar para pendaftar mempersiapkan diri karena dari tahun ke tahun Pendaftaran Polri dilaksanakan dalam perkiraan pertengahan tahun atau di bulan April sambil menunggu kelulusan.

Kabag Dalpers Polda Riau AKBP Danang Beny K, SIK berharap partisipasi masyarakat untuk serta dalam penerimaan anggota Polri yang berkualitas mulai dari tingkat Akpol, SIPSS, Brigadir maupun Tamtama. Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan kedepan animo Pendaftaran Polri dapat maksimal dan melampaui tahun sebelumnya.

Sosialisasi dalam rangka Penerimaan Polri 2018 itu juga dilaksanakan pendataan sekaligus pembinaan di beberapa Sekolah-sekolah yang ada di Kota Pekanbaru. Apalagi penerimaan Polri di Tahun 2018 ini disamping tamatan Sekolah umum juga akan dibuka untuk lulusan Penerbangan dan Pelayaran.

Dimana mereka lulusan penerbangan akan ditempatkan menjadi Polisi Udara sedangkan lulusan Pelayaran mereka akan ditempatkan menjadi Pol Air.

Terkait acara tersebut, Perwakilan Guru SMK Pelayaran Pekanbaru mengatakan bahwa pihak Sekolah sangat berterima kasih kepada Polri yang sudah mau datang untuk melakukan sosialisasi tersebut kepada para siswa di sekolah itu.

"Ini merupakan bukti kepedulian ke Sekolah Pelayaran, permintaan Polisi Air ditujukan kepada tamatan Sekolah Pelayaran. Tamatan kami dari Sekolah Pelayaran bisa kami arahkan untuk masuk menjadi anggota Polri khusus Polisi Air," ujar Bahrul Ulum, S.Pd saat itu.

Pada kesempatn itu, Kabag Sumda Polresta Pekanbaru, Kompol Jasman SE, juga mengatakan jika para siswa ikut jadi peserta yang sudah mendaftar akan mendapat pelatihan dan pembinaan oleh Bag Sumda Polresta Pekanbaru, sebelum mereka melakukan ujian yang sebenarnya, sehingga para siswa siap dan membuka peluang suskses saat mengikuti tes nantinya.***

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.