Home / Hukrim / Under Cover Buy Polsek Pangkalan Kuras Tangkap Pengedar Sabu

Under Cover Buy Polsek Pangkalan Kuras Tangkap Pengedar Sabu

Under Cover Buy Polsek Pangkalan Kuras Tangkap Pengedar Sabu
Humas Polda Riau For oketimes.com
Tersangka Gin alias Tun alias comel (38 tahun) dan barang bukti sabu sebanyak 20 paket saat diamankan di Mapolsek Pangakalan Kuras Kabupaten Pelalawan, Riau, Jum'at 19 Januari 2018 sekira pukul 16.00 Wib.

Pangkalan Kuras, Oketimes.com - Gerak cepat tim unit reskrim Polsek Pangkalan Kuras, patut diacungkan jempol. Hanya bermodalkan informasi singkat dari masyarakat, tim berhasil meringkus terduga pelaku penyalagunaan narkotika jenis sabu dari kediamannya, Jum'at 19 Januari 2018 sekira pukul 16.00 Wib.

Pelaku diketahui Gin alias Tun alias comel (38 tahun), warga Dusun I Desa Terantang Manuk Kecamtan Pangkalan Kuras. Dia ditangkap petugas saat berada di rumahnya di Desa Terantang Manuk Kec. Pkl. Kuras Kab Pelalawan.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita sebanyak 20 paket Sabu, dengan rincian 4 paket seharga Rp. 700 ribu, 6 paket seharga Rp. 400 ribu dan 10 paket seharga Rp. 200 ribu.

Selain mengamankan sabu, petugas juga mengamankan sebuah botol permen merk Double Mint warna Hijau, uang Rp. 150 ribu dan sebuah handphone merk Nokia warna Hitam.

Informasi yang dirangkum dari bidang humas Polda Riau, Sabtu (20/1/2018) malam, sebelum pelaku diamankan perugas. Tim unit reskrim Pangkalan Kuras mendapat informasi pada Jumat 19 Januari 2018 sekira pukul 13.00 Wib dari masyarakat yang layak dipercaya. Bahwa pelaku sering melakukan transaksi jenis sabu di wilayah Desa Terantang Manuk.

Tepat sekira pukul 15.00 Wib, tim unit reskrim Polsek Pkl. Kuras yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Dafrigo Amrizal, SH MH, melakukan serangkaian penyelidikan dilapangan serta melakukan upaya pemancingan lewat Under Cover Buy untuk memesan Narkotika kepada pelaku dan meminta untuk mengantarkan di pinggir jalan.

Belakangan pelaku malah menyuruh calon pemesan tersebut langsug saja datang kerumah pelaku dan janjian ketemu di belakang rumahnya tepatnya di kamar mandi. Moment tersebut pun langsung direspek baik oleh tim, sebab hal demikian sangat lebih mempermudah petugas untuk meringkus pelaku.

Anggota pun langsung menuju ke rumah pelaku dan tepat dibagian belakang rumahnya, pelaku hendak memberikan sabu yang dipesan dengan mengeluarkan satu paket Narkotika jenis sabu dari kantong saku celanya dan menyerahkan 1 paket sabu dengan cara menggunakan tangan kiri.

Pada saat itu juga, petugas pun menyambut tangan kiri pelaku tersebut dengan sebuah borgol dan anggota pemesan sabu itu langsung mengamankan tersangka dan beserta barang bukti.

Setelah mengamankan tersangka, tim unit reskrim Polsek Pangkalan kuras memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan penggeledahan badan dan rumah tersang. Saat penggeledahan badan, petugas menemukan satu paket Narkotika di dalam kantong celana pelaku.

Sementara dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, petugas juga menemukan sebuah botol permen merk Double Mint yang diselipkan menggunakan karet benen di bawah papan penutup sumur rumah pelaku. Saat dibuka isi botol tersebut didapati 18 paket Narkotika Sabu.

Merasa cukup bukti atas tindak pidana yang dilakukan pelaku, petugas pun langsung menggiring pelaku berikut barang bukti sabu ke Mapolsek Pangkalan Kuras, guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Terkait kasus tersebut, pelaku terancam dikenakan Pasal 114 Ayat ( 1 ) Jo Pasal 112 Ayat ( 1 ) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur AryoTejo SIK MM saat dikonfirmasikan Sabtu (20/1/2018) sore, membenarkan adanya penangkapan pelaku tindak penyalagunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan Polsek Pangkalan Kuras pada Jumat (19/1/2018) sore.

"Pelaku dan barang buktinya saat ini sudah diamankan di Mapolsek Pangkalan Kuras, guna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," pungkas Guntur. (ars) 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.