Home / Politik / Terik Matahari tak Surutkan Warga Desa Sungai Kuti Kunto Hadiri Kampanye Dialogis Paslon Nomor Empat

Terik Matahari tak Surutkan Warga Desa Sungai Kuti Kunto Hadiri Kampanye Dialogis Paslon Nomor Empat

Terik Matahari tak Surutkan Warga Desa Sungai Kuti Kunto Hadiri Kampanye Dialogis Paslon Nomor Empat
jd
Kampanye dialogis Paslon Nomor Empat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman dan H Suyatno, saat terik matahari panas tak menyurutkan masyarakat Kunto Darusallam untuk menghadiri kampanye diologis H. Suyatno di Desa Sungai Kuti Kecamatan Kunto Darussalam, Minggu (6/5/2018).

Kunto Darussalam, Oketimes.com - Semangat kader Partai Koalisi dalam mendukung Paslon Nomor Empat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman dan H Suyatno, saat terik matahari panas tak menyurutkan masyarakat Kunto Darusallam untuk menghadiri kampanye diologis H. Suyatno di Desa Sungai Kuti Kecamatan Kunto Darussalam, Minggu (6/5/2018).

Wajah bahagia dan sumringah mereka terpancar, ketika menyambut iring iringan rombongan H. Suyatno yang berbusana merah kala itu yang diarak dengan tarian Reog Ponorogo.

Masyarakat Desa Sungai Kuti Kecamatan Kunto Darussalam, berharap kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih nantinya, harus memperhatikan masyarakat Kunto Darussalam.

H. Suyatno memaparkan, program Andi Rachman tahun ini untuk Kabupaten Rokan Hulu cukup besar dibandingkan dengan Rokan Hilir.

Menurutnya, keberpihakan Andi kepada masyarakat Rokan Hulu terlihat dari nilai dana alokasi bantuan keuangan dari provinsi Riau untuk Rokan hulu sebesar Rp.70 Milyar lebih, belum lagi porsi bantuan rumah layak huni untuk masyarakat Rohul juga lebih banyak ketimbang di  Rokan Hilir.

Nasib Parulian Naibaho warga Sungai Kuti, berharap pengaspalan Jalan Lintas Penghubung Desa Sungai Kuti, begitu juga dengan nasib guru-guru honorer yang bertugas untuk mengajar disini.

Sementara L. Sihotang warga Desa Dusun Empat Pelampayan, kecamatan Muara Nilam, berharap perhatiannya atas jalan penghubung dari desa Pelampayan dengan desa induk Muara Nilam.

Menjawab harapan masyarakat ini, H. Suyatno akan berupaya untuk mengkondisikan perihal ini dengan bapak gubernur, sehubungan dengan gaji guru honorer yang saat ini masih jauh dari kesejahteraan, Riau khususnya dan bahkan Indonesia turut merasakan efek turunnya harga minyak dunia, yang berimbas pada dana bagi hasil. (Jd)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.