Home / Hukrim / Wakapolresta Hadiri Pengajian Bersama Tokoh Ulama

Wakapolresta Hadiri Pengajian Bersama Tokoh Ulama

Wakapolresta Hadiri Pengajian Bersama Tokoh Ulama
Istimewa
Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK menghadiri kegiatan Wirid Pengajian di Masjid Baitul Mukmin Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi Pekanbaru, Sabtu malam (06/05/2018) pukul 19.30 WIB

Pekanbaru, Oketimes.com - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK menghadiri kegiatan Wirid Pengajian di Masjid Baitul Mukmin Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi Pekanbaru, Sabtu malam (06/05/2018) pukul 19.30 WIB

Sesuai program Promoter Kapolri Jendral Pol Prof Drs H M Tito Karnavian MA PhD, bahwa setiap anggota Polri diharapkan mampu menjalin kemitraan dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

Wakapolresta Pekanbaru menyampaikan kepada awak media, bahwa Polri saat ini dengan paradigma barunya telah bereformasi menuju Polri yang profesional. Setiap anggota Polri diharapkan mampu menjalin kemitraan dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

Dijelaskan Edy, selain kegiatan pengajian bersama tokoh-tokoh agama dan ulama, kegiatan ini untuk wujudkan pilkada damai dalam perelatan pemilihan pemimpin nantinya.

"Saya Memohon Bantuan Para Ulama Utk Memberikan Pengertian dan pencerahan kepada Masyarakat, sehingga akan muncul alam Kesejukan dan Kedamaian di masyarakat yang bisa disampaikan pada setiap ceramah agama di masjid- masjid dan mushola," ujar Edy.

Edy berharap kepada seluruh elemen masyarakat, untuk memakmurkan rumah rumah allah dan supaya tidak mudah terpengaruh dengan hasutan dari orang yang tidak bertanggung jawab, serta berusaha mengajak untuk melakukan aksi yang melanggar undang-undang yang mengakibatkan merugikan orang banyak.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.