Home / Hukrim / Tamu tak diundang Bikin Rencana Pak Puntung Berantakan

Tamu tak diundang Bikin Rencana Pak Puntung Berantakan

Tamu tak diundang Bikin Rencana Pak Puntung Berantakan
Humas Polda Riau For oketimes.com
Tersangka AHD alias Puntung (42) bersama barang bukti sabu saat diamankan di Mapolres Rohil, Riau, Senin 15 Januari 2018

Bagan Sinembah, Oketimes.com - AHD alias Puntung (42), benar-benar tak menyangka, jika ia kedatangan tamu tak diundang pada Senin 15 Januari 2018 dini hari. Entah dia lupa, atau ada rekannya yang ngasih tahu, yang pasti dia tak habis pikir dengan kejadian tersebut.

Padahal, malam itu, Pak Puntung punya rencana akan menikmati sebuah paket sabu kecil dan satu paket besar untuk menikmati malam suntuk di ruang tamu rumah yang ia tempatidi Jalan Lintas Faqih Ibrahim Simpang Riset Kelurahan Bagan Batu Kecamtan Bagan Sinembah Kab Rohil, Riau.
 
Namun, rencana untuk menikmati 'semalam suntuk' dengan paket sabu tersebut, terpaksa harus batal, lantaran petugas Kepolisian Satres Narkoba Polres Rohil, mampir secara mendadak kerumahnya, dan menanyai apa yang ia sedang lakukan.

Kepada petugas, pak Puntung mengakui, bahwa dirinya baru saja akan memasang sumbu bong yang dia miliki untuk dihirupnya. Akan tetapi hal tersebut belum terjadi, sebab pak Polisi keburu datang dan mengamankannya.

Usai pak Puntung memberitahukan bahwa paket sabut tersebut adalah miliknya, ia pun bergegas untuk berangkat ke kantor polisi, dengan pakaian yang sedang dia kenakan saat sabu bersama bong yang ia miliki untuk menaiki mobil Pak Polisi ke Mapolres Rohil, untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasikan Selasa (16/1/2018) siang, membenarkan adanya penangkapan pelaku tindak penyalagunaan narkoba jenis sabu yang sudah dilakukan Satres Narkoba Polres Rohil pada Senin (15/1/2018) dini hari.
 
"Ya benar, pelaku tindak pidana penyalagunaan narkoba jenis sabu dan barang bukti 2 paket sabu milik pelaku sudah diamankan di Mapolres Rohil, guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," ujar Guntur singkat. (ars)    

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.