Home / Hukrim / Kabur 2 Tahun, Pelaku Penganiyaan Ditangkap Polsek Kampar

Kabur 2 Tahun, Pelaku Penganiyaan Ditangkap Polsek Kampar

Kabur 2 Tahun, Pelaku Penganiyaan Ditangkap Polsek Kampar
Humas Polda Riau For oketimes.com
PA alias Aam (20), pelaku tindak penganiyaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, saat diamankan di Mapolsek Kampar, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (14/1/2018) sekira pukul 01.00 WIB.

Kampar, Oketimes.com - Menghilang selama 2 tahun lebih, pelaku tindak penganiyaan yang berujung kematian, akhirnya ditangkap Polsek Kampar dari pelariannya, Minggu (14/1/2018) sekira pukul 01.00 WIB.

Pelaku diketahui berinisial PA alias Aam (20), warga Dusun II Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar Kab. Kampar, Riau. Ia ditangkap polisi saat Kanit Reskrim beserta anggota pada Sabtu (13/1/2018) pagi, berangkat ke Kabupaten Bengkalis, bersama orang tua tersangka yang sebelumnya sudah berjanji akan menyerahkan anaknya tersebut.

Setelah bertemu dengan pelaku, tanpa banyak basa-basi, pelaku penganiyaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia pada tahun 2015 lalu ini, langsung digiring masuk kedalam mobil untuk digiring ke Mapolsek Kampar.

Setibanya, di Polsek Kampa pada Minggu 14 Januari 2018 sekira pukul 01.00 wib, pelaku pun langsung diamankan menuju sel tahanan, guna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui, pelaku pada Rabu 7 Oktober 2015 sekira pukul 15.00 Wib lalu, nekat melakukan penganiyaan kepada Ri (20) warga RT 001 RW 001 Dusun Pauh Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, Riau.

Korban pada saat melintas di Jalan Desa Pulau Tinggi dengan menggunakan sepeda motornya, seraya membawa bongkahan karet. Namun secara tiba-tiba pelaku menghentikan pelapor (korban) seraya mengatakan "Berhenti Kau", saat itu pelaku juga mengendarai sepeda motor bersama temannya.

Korban pun berhenti dan turun dari sepeda motornya, namun secara tiba-tiba pelaku memukul korban menggunakan kepalan tangan yang berisikan batu mangga pada bagian kepala belakang korban, sehingga korban jatuh ketanah dalam keadaan setengah sadar.

Tak sampai disitu, pelaku juga memukuli korban yang sudah terjatuh secara bertubi-tubi hingga mengeluarkan darah. Akibat peristiwa itu, korban mengalami pendarahan dan sempat melapor serta dilakukan pemeriksaan di Polsek Kampar dan kemudian diantar berobat ke RS oleh personil.

Namun 4 hari setelah di rawat di rumah sakit, korban meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa, kejadian ini dilatarbelakangi masalah asmara, dimana keduanya berseteru memperebutkan seorang wanita.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasi Minggu (14/1/2018) siang, membenrakan adanya penangkapan pelaku tindak pidana penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan pelaku pada Rabu 7 Oktober 2015 sekira pukul 15.00 Wib lalu.

"Iya saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Kampar, guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,"  pungkas Guntur. (ars)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.