Home / Hukrim / Asyik Main Judi Online, Mus Ditangkap Polsek Singingi Hilir

Asyik Main Judi Online, Mus Ditangkap Polsek Singingi Hilir

Asyik Main Judi Online, Mus Ditangkap Polsek Singingi Hilir
Humas Polda Riau For oketimes.com
Tersangka Mus alias Imut (34) dengan barang bukti tindak pidana judi online saat diamankan di Mapolsek Singingi Kabupaten Kuansing, Riau, Jumat 12 Januari 2018 sekira pukul 21.30 wib.

Singingi Hili, Oketimes.com - Nasib apes benar-banar dialami Mus alias Imut (34), pelaku tindak pidana judi online yang ditangkap Polsek Sengingi Hilir Kabupaten Kuansing Riau, saat melakukan aksinya, Jumat 12 Januari 2018 sekira pukul 21.30 wib.

Mus ditangkap Polsek Singingi Hilir saat berada di Desa Sungai Paku Kecamatan Singingi yang sedang asyik bermain judi online. Dari tangannya pertugas menagamankan satu unit Handphone merek Oppo warna Hitam yang dilakukan sebagai sarana judi online.

Kemudian satu Lembar Kartu ATM BRI, 9 lembar kertas resi Pengiriman uang atau Bukti Transfer uang dan uang tunais sejumlah Rp. 366.000 yang diduga hasil judi online yang dimaksud.

Sebelum Mus ditangkap Polsek Singingi Hilir, petugas mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku sering melakukan tindak pidana Judi jenis Togel Online di Desa Sungai Paku.

Bermodalkan informasi tersebut, Kapolsek Singingi Hilir AKP Bambang Haryanto SH MH, memerintahkan personilnya yang dipimpin Bripka Beni Perwiara Putra dan 3 personil lainnya untuk melakukan lidik di lapangan.

Usai dilakukan penyelidikan, tepat sekira pukul 21.30 wib petugas menemukan pelaku dan langsung dilakukan penangkapan Mus alias Imut tanpa perlwanan.

Merasa cukup bukti atas tindak pidana judi jenis online yang dilakukannya, pelaku dan barang bukti tersebut diangkut ke Mapolsek Singingi Hilir, guna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. (ars)

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.