Home / Puspen TNI / Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima
Puspen TNI for oketimes.com
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).

Jakarta, Oketimes.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).

Mengawali sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat kepada umat Katolik di lingkungan Mabes TNI Cilangkap atas diresmikannya Gereja Katolik Bunda Maria Fatima. "Dengan selesainya pembangunan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, pantas untuk disyukuri dan menjadi berkat bagi umat Katolik di lingkungan Mabes TNI," ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pembangunan fisik rumah ibadah jangan menjadi yang utama karena yang lebih penting adalah membangun mental dan hati kita, agar umat semakin menghayati apa yang diajarkan oleh Yesus dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta dalam hidup menggereja.

"Apalah artinya sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi dengan kemegahan sikap dan perilaku serta Iman pemeluknya," katanya.
 
Dia berharap dengan kehadiran Gereja Katolik Bunda Maria Fatima di lingkungan Markas Besar TNI Cilangkap dapat semakin meningkatkan semangat umat beribadah di gereja. Bukan sebaliknya, setelah tempat beribadah menjadi lebih dekat justru umat malas untuk datang beribadah ke gereja.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pembinaan dan pembangunan bidang keagamaan di lingkungan Markas Besar TNI memiliki kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok.

"Dengan demikian, manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup antara manusia yang satu dengan yang lainnya, masyarakat dan alam lingkungannya serta dengan penciptaNya," jelasnya.

"Kondisi ini juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama, karena dengan terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama akan semakin meningkatkan peran serta umat dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok," ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
 
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan, bahwa dengan diresmikannya gereja tersebut dapat menjadi tempat yang subur untuk mengolah kehidupan rohani dalam mengembangkan dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI, sehingga dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara dengan penuh ketulusan dan keikhlasan hati.***
 
Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa SH.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.