Home / Lingkungan / PT RSI Buang Limbah Lagi, Torang Nababan: Kami Tak Ada Buang Limbah

PT RSI Buang Limbah Lagi, Torang Nababan: Kami Tak Ada Buang Limbah

PT RSI Buang Limbah Lagi, Torang Nababan: Kami Tak Ada Buang Limbah
yasor
Camat Ujungbatu Fisman, saat meninjau langsung PKS Rohul Sawit Industri (RSI) guna memastikan penyebab ribuan ikan mati bersama Kades Ujungbatu Timur, Hardeanto, Selasa (9/1/2018).

Ujung Batu, Oketimes.com - Pabrik Kelapa Sawit Rohul Sawit Industri (RSI) diduga telah membuang kembali limbahnya kesungai ngaso. Siang kemarin, puluhan warga desa Ujungbatu Timur ramai mendatangi sungai tersebut untuk menyaksikan ribuan ikan megap-megap akibat limbah dari sebuah perusahaan yang berada di hulu sungai.

Disana, warga mencurigai kepastian soal matinya ikan disungai ngaso itu diduga akibat limbah yang berasal dari PKS Rohul Sawit Industri (RSI). Wajar, jika warga mencurigai RSI lah sebagai penyebab terkait ribuan ikan mati itu. Kenapa tidak hampir setiap saat perusahaan ini kerap mencemari sungai ini, seperti taun sebelumnya.

Mendengar informasi adanya ribuan ikan mati disungai ngaso, Camat Ujungbatu Fisman, Selasa (9/1/2018) langsung mendatangi PKS Rohul Sawit Industri (RSI) guna memastikan penyebab ribuan ikan mati itu. Disana ia ditemani Kades Ujungbatu Timur, Hardeanto.

"Kita pertanyakan soal matinya ikan di sungai ngaso itu diduga RSI telah membuang limbahnya kesana. Namun, sampai disana mereka tidak mengakui hal itu. Kita belum dapat kepastian soal matinya ikan itu disebabkan limbah RSI," ujar Fisman.

Disamping itu, pihaknya tetap memerintahkan menejemen RSI segera menyelidiki kebocoran dikolam limbah atau saluran pipa yang bocor segera di perbaiki bila benar mereka tidak membuang limbah secara sengaja.

"Kita memerintahkan menejemen RSI agar menyelidiki kebocoran limbah tersebut. Sebab, jika memang RSI tak buang limbah keadaan air kan bisa kita liat, air yang ada disungai ngaso berubah hitam, kok sementara sungai yang berhubungan langsung dengan sungai ngaso bisa berbeda, kan ini yang kita sayangkan," tambahnya.

Disamping itu, Kepala Desa Ujungbatu Timur, Hardeanto mengaku banyak ikan yang mati di sungai ngaso. Dia mengakui soal sungai yang tercemar dilihat dari keadaan air sungai ngaso itu berbeda dengan keadaan di sungai kuntu yang juga satu arah dari RSI menuju sungai ngaso.

"Kita telah mendatangi RSI tadi siang, namun mereka tidak mengakui membuang limbah kesungai ngaso. Bagian humas tadi menyampaikan tidak ada unsur sengaja atau kebocoran dari kolam maupun saluran limbah yang langsung kesungai ngaso, tapiriaueditor kita tetap menduga itu adalah limbah ari RSI," ujar Kades.

Menejer PKS Rohul Sawit Industri, Torang Nababa membantah soal pihaknya telah membuang limbah terkait matinya ribuan ikan di sungai ngaso itu. Dia mengakatan, matinya ikan tersebut bukan disebabkan limbah perusahaan.

"Kami tidak ada membuang limbah, tidak juga ada kebocoran dari kolam. Jika ada ikan yang mati disungai ngaso tetap juga RSI yang di curigai, kita tidak tau semuanya keadaan yang terjadi. Mungkin juga penyebabnya yang lain kan bisa jadi, ini kok ikan mati di sungai ngaso RSI yang  kena, jika itu limbah yaa kita persilahkan uji sampel," Ujar Torang. (ys)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.