Home / Celeb / Polisi Akui Peluang Jennifer Dunn untuk direhabilitasi Kecil

Polisi Akui Peluang Jennifer Dunn untuk direhabilitasi Kecil

Polisi Akui Peluang Jennifer Dunn untuk direhabilitasi Kecil
Ist
Kepala Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Jean Calvijn Simanjuntak bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya, menggelar konfrensi pers, terkait penangkapan Jennifer Dunn terlibat narkoba, Selasa (2/1/18).

Jakarta - Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa kemungkinan kecil artis Jennifer Dunn bisa segera menjalani rehabilitasi, setelah diringkus terkait kasus pemesanan sabu-sabu seberat 1 gram.

"Nanti proses penyidikan kan berlanjut kami akan sampaikan," kata Kepala Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Jean Calvijn Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Selasa (2/1/18).

Dijelaskan Jean Calvijn, alasan polisi belum berencana merehabilitasi, lantaran keterangan Jennifer masih diperlukan untuk dikonfrontir dengan tersangka FS (40) yang berperan sebagai pemasok barang haram tersebut. "Kami masih fokus ke penyidikan, kelengkapan barbuk dan melengkapi berkas yang ada," ujar Calvijn.

Dia juga menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sementara, ada perbedaaan keterangan dari Jennifer dan FS soal pemesanan sabu-sabu tersebut.

Kepada polisi, Jennifer mengaku sudah tiga kali memesan sabu-sabu dari FS. Sedangkan FS mengaku Jennifer sudah 10 kali memesan narkoba tersebut lewat sambungan telepon. "Akan kami dikonfrontir (Jennifer dan FS)," kata Calvijn.

Polisi juga masih mendalami apakah FS juga mengedarkan sabu-sabu tersebut di kalangan artis. Sejauh ini, kata dia, FS hanya mengaku mengantarkan pesanan sabu-sabu ke Jennifer Dunn.

"Sampai saat ini FS hanya mengakui dia nganter ke JD saja. Tapi tidak menutup kemungkinan ini akan kami kembangkan," kata dia.

Pengungkapan kasus ini, merupakan pengembangan dari penangkapan FS di kediamannya di kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (31/12/17).

Polisi juga masih memburu pelaku lain berinisial K yang berperan sebagai bandar dari peredaran barang haram tersebut.

Jennifer Dunn dan FS dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat ( 1) Undang- Undang Rl Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan maksimal ancaman hukukan penjara 20 tahun.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.