Home / Advertorial / Gubri: Pengembangan Pariwisata Perlu Sinergi Kabupaten-Kota

Gubri: Pengembangan Pariwisata Perlu Sinergi Kabupaten-Kota

Gubri: Pengembangan Pariwisata Perlu Sinergi Kabupaten-Kota
Humas Riau
Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, yang diwakilkan Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Uus Kuswara menyerahkan Piala Anugerah API 2017 kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandy Rachman di Studio 3 Metro TV, jalan Kedoya, Kebun Jeruk, Jakata Barat, Sabtu, (25/11/17).

PEKANBARU, OKETIMES.COM - Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam menggarap sektor pariwisata berbasis budaya tidak hanya isapan jempol. Program ini pelan-pelan sudah mulai terwujud, dengan dilakukan sinergi antar kabupaten/kota.

"Sinergi yang dilakukan dinas dan badan untuk pengembangan pariwisata sudah ada peningkatan bagus. Itu kita buktikan dengan kepercayaan dan semangat kabupaten/kota, dan bisa kita lihat didalam kita mendapatkan Anugerah Pesona Indonesia," kata Gubernur Riau (Gubri), H Arsyadjulaindi Rachman pada wartawan, Kamis (14/12/17) di Pekanbaru.

Menurut pria yang akrab disapa Andi Rachman ini, dalam pelaksanaan MTQ Ke-XXXIV Tingkat Provinsi Riau di Dumai, Pemprov Riau mendapat hikmah baru. Karena dalam kegiatan tersebut tidak hanya menonjolkan masalah keagamaan Islam, namun lebih jauh dari itu. Termasuk sekaligus bisa mengembangkan sektor lain.

"Saya lihat hampir seluruh kabupaten/kota dalam ekspos dan pameran bazarnya, itu pengembangan pariwisata dan kebudayaan dominan yang ditampilkan, termasuk kuliner dan ekonomi kreatif," kata Andi Rachman.

Begitu juga saat Pawai MTQ, lanjut Andi Rachman, peserta pawai melihatkan potensi budaya, pariwisata dan kulinernya. Bahkan saat itu, dirinya menerima tanjak bisa sampai tiga kali, karena semua daerah memiliki ciri khas tanjak masing-masing.

"Ini artinya ada perkembangan baru yang kita dapatkan didalam melaksanakan MTQ kemarin. Tentu kedepan kita mengharapkan kabupaten/kota melakukan pengembangan seperti itu," harapnya.

Begitu juga untuk masalah infrastruktur, menurut gubri dalam mengembangkan infrastruktur yang menuju destinasi pariwisata, ternyata bukan hanya sektor pariwisata saja yang berkembang. Tapi sektor lainnya seperti perdagangan, jasa, pendidikan dan kesehatan juga ikut berkembang.(Adv/riau)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.