Home / Pemerintahan / RSUD Siak Menuju Akreditasi SNARS

RSUD Siak Menuju Akreditasi SNARS

RSUD Siak Menuju Akreditasi SNARS
Diskominforsantik Siak For Oketimes.com
Benny Chairuddin, Direktur RSUD Siak usai memimpin apel bersama para stafnya, Selasa (24/04/2018).

Siak, Oketimes.com - Sesuai tujuannya akreditasi rumah sakit dilakukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah untuk memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan  rumah sakit dan SDM di Rumah Sakit itu sendiri.

Oleh karena itu, setiap rumah sakit harus dan wajib terakreditasi sesuai kelas dan tingkatannya, seperti terakreditasi tingkat pratama, madya, utama dan paripurna.

"Jika pihak rumah sakit mau atau tidak siap disurvei oleh KARS, maka terancam izin operasionalnya atau kerjasama dengan BPJS Kesehatan bisa dibekukan, bahkan dicabut," terang Benny Chairuddin Direktur RSUD Siak.

Di akhir tahun 2017 lalu, rumah sakit Tengku Rafi'an  sudah mulai 'tancap gas' mempersiapkan segala sesuatunya mendaftarkan ke KARS untuk dinilai atau disurvei segera.

"Insya Allah, pada bulan september tahun ini, tim akredtlitasi akan survey, dan akhir November keluar penilaiannya," ucap Benny Chairuddin diruang kerjanya, Selasa (24/4/18) usai apel.

Benny melanjutkan, di tahun 2018, KARS tidak lagi menggunakan instrumen versi 2012, tapi menggunakan instrumen Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS).

Sementara menurut salah seorang dokter RSUD Tengku Rafi'an, Pofi Risanti menyebutkan, dirinya bersama rekan sejawat  komit untuk mewujudkan akreditasi Paripurna versi SNARS.

"Kami sudah siap, tinggal masalah administrasi dan dokumentasi. Untuk pelayanan, kami sudah melakukan sesuai dengan standar nasional," terang Pofi.

Ia berharap rumah sakit Siak ini bisa memperoleh akreditasi paripurna, sesuai yang diharapkan oleh pihak rumah sakit dan masyarakat. (man)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.