Home / Sosial / Puncak Peringatan Hari Kartini, Ketua PKK Bengkalis Ajak Kaum Ibu Cegah Kanker Serviks

Puncak Peringatan Hari Kartini, Ketua PKK Bengkalis Ajak Kaum Ibu Cegah Kanker Serviks

Puncak Peringatan Hari Kartini, Ketua PKK Bengkalis Ajak Kaum Ibu Cegah Kanker Serviks
Diskominforsantik Bengkalis to oketimes.com
Ketua PKK Bengkalis foto bersama pada acara puncak peringatan Hari Kartini di Balai Kerapatan Adat Sri Mahkota, Jum'at 20 April 2018.

Bengkalis, Oketimes.com - Pada moment Peringatan Hari Kartini ke-139 ini, Ibu PKK menghimbau dan mengajak semua kaum hawa, khususnya kaum ibu-ibu kader PKK untuk sama-sama andil dalam pencegahan penyakit kanker serviks, melalui pemeriksaan Iva Test.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK  Kabuten Bengkalis, Kasmarni Amril pada Acara Puncak Peringatan Hari Kartini di di Balai Kerapat Adat Sri Mahkota, Jum’at 20 April 2018.

Karena seperti yang kita ketahui bersama, sambung Kasmarni, kanker Serviks adalah pembunuh kaum wanita nomor satu di Indonesia. Sementara cakupan deteksi dini di Kabupaten Bengkalis saat ini masih rendah, yakni 19 persen.

Untuk itu, Istri dari Bupati Bengkalis ini mengajak untuk mensukseskan kegiatan Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA test) di setiap Puskesmas Kecamatan dan Rumah Sakit.

"Mari kita sukseskan kegiatan pelayanan IVA di setiap Puskesma Kecamatan dan Rumah Sakit yang dimulai pada tanggal 21 hingga 30 April 2018," ajak Kasmarni.

Kegiatan Peringatan Hari Kartini pada tahun 2018 diintegrasikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 tingkat Kabupaten Bengkalis, untuk itu Kasmarni juga mengajak kaum ibu untuk intropeksi terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan diberbagai bidang dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, masyrakat dan bangsa.

"Partisipasi perempuan diberbagai bidang untuk mewujudkan kesetaraan anatara perempuan dan laki-laki juga merupakan bagian terpenting dari perjuangan gerakan perempuan di era globalisasi dan persaingan yang semakin menekan, terutama bagi Negara berkembang seperti Indonesia," ungkap Kasmarni.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.