Home / Politik / Tak Pernah Berjanji, Infrastruktur Terbangun, Masyarakat Pekaitan Apresiasi Andi Rachman

Tak Pernah Berjanji, Infrastruktur Terbangun, Masyarakat Pekaitan Apresiasi Andi Rachman

Tak Pernah Berjanji, Infrastruktur Terbangun, Masyarakat Pekaitan Apresiasi Andi Rachman
Paslon Gubernur Riau nomor empat, Andi Rachman dengan H Sutano saat menghadiri kampanye Andi-Yatno desa Pekaitan Rokan Hilir, Riau, Selasa (17/4/2018).

Rokan Hilir, Oketimes.com - Dua setengah tahun memimpin Riau, kinerja Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, yang sedang cuti kampanye Pilkada, mendapat apresiasi dari masyarakat Rokan Hilir. Walaupun tak pernah berjanji akan membangun infrastruktur, namun jalan dan jembatan yang menjadi tanggungjawab Provinsi telah dibangun.

Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Manto, yang melihat langsung pembangunan jalan di desa mereka Pekaitan yang sudah dirasakan oleh ribuan masyarakat Pekaitan, jalan yang dulu tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 bahkan roda dua pun sulit untuk melewati.

"Sekarang ini jenis mobil apapun bisa masuk ke Pekaitan ini. Semuanya dari anggaran Provinsi, bahkan jalan ini akak dibuka ke daerah lainnya yang ada di Rokan Hilir," ujar Manto.

"Kami masyarakat Pekaitan tidak akan lupa atas jasa dari Gubernur Riau. Dan tentu akan dibalas pada pemilihan Gubernur nanti dengan mencoblos nomor 4, agar bisa melanjutkan infrasatruktur yang masih tersisa ini," tambahnya.

Tidak hanya Manto, warga lainnya, Supono, sebagai wujud sukur masyarakat yang telah merasakan pembangunan tanpa ada janji, seperti pembangunan jalan, listrik, dan jembatan. Bahkan rumah layak huni juga sudah sampai ke desa.

"Sekarang ini karena jalan dan jembatan sudah tersedia produksi pertanian kami meningkat, perekonomian juga meningkat di desa kami, karena transportasi lancar. Jadi sebagai wujud sukur kami, sudah tentu ada balas budinya kepada pak Andi dan pak Yatno sudah menjadi kewajiban untuk memenangkan di desa kami ini," kata Supono.

Sementara itu, calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, saat berkampanye dialogis di Pekaitan menyampaikan bahwa, ia tidak pernah berjanji-janji kepada masyarakat.

Karena ia telah melihat langsung kondisi Rokan Hilir, sehingga tau daerah mana saja yang perlu mendapat bantuan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

"Saya tidak mau berjanji-janji kepada masyarakat, saya ini bekerja iklas jalan ini dibangun masyarakat pun tidak tau kalau Provinsi yang bangun. Kita ingin kerja nyata, sata sudah bertekat untuk membuka jalan yang terisolir," kata Andi Rachman, kepada seribu masyarakat Pekaitan yang menghadiri kampanye Andi-Yatno, Selasa (17/4/2018).

Tidak hanya di Pekaitan kata Andi Rachman, kepada masyarakat Kecamatan Sinaboi, ia juga teleh menceritakan bahwa tidak pernah berjanji membangun jalan di Sinaboi, namun masyarakat kini merasakan jalan yang beraspal, dan bisa dinikmati masyarakat untuk peningkatan perekonomian di Sinaboi.

"Jadi jalan ini akan terbuka semua melalui jalan darat, yang ada di Pekaitan, Panipahana, Labuhan Batu semua akan terhubung menjadi jakan lintas pesisir. Kalau di Sinaboi masyarakat segera akan merasakan jalan menuju Dumai, akan kita buka kalau ke Dumai mempersingkat waktu tak perlu mutar lagi," kata Andi Rachman.

Selama menjabat sebagai Gubernur Riau, Andi Rachman tidak bisa terpisahkan dari Rokan Hilir, tak tanggung-tanggung anggaran yang dikucurkan ke Rokan Huilir mendapai Rp2 triliun lebih. Baik untuk bantuan keuangan untuk Kabupaten, maupun pembangunan yang menjadi tanggungjawab Provinsi.

"Untuk tahun ini saja ada tambahan untuk pembangunan untuk Rohil sebesar Rp250 miliar. Karena masih banyak yang harus kita buka jalan dan infrastruktur lainnya," kata Andi Rachman.

Kampanye dialogis pasangan nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman, di dua Kecamatan yakni di Kecamatan Sinaboi dan Kecamatan Pekaitan, juga didampingi oleh calon Wakil Gubernur Riau, Suyatno. (Jd)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.