Home / Peristiwa / 'Dikeroyok' 2 Binatang Buas, Paha Petani Robek Diterkam Beruang Hutan

'Dikeroyok' 2 Binatang Buas, Paha Petani Robek Diterkam Beruang Hutan

'Dikeroyok' 2 Binatang Buas, Paha Petani Robek Diterkam Beruang Hutan
Humas Polda Riau For oketimes.com
Usai menjadi korban penyerangan dua beruang Liar, Dasril (47), Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu Kec. Rokan IV Koto Kab Rokan Hulu, Riau, mendapat perawatan medis di rumah sakit swasta di Ujung Batu Rokan Hulu, Riau, Minggu (15/4/2018) malam.

Rokan Hulu, Oketimes.com - Maksud hati hendak menderes kebun karet, warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Riau, selamat dari serangan dua beruang hutan pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 08.00 Wib pagi. Korban diketahui bernama Dasril (47), Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu Kec. Rokan IV Koto Kab Rokan Hulu, Riau.

Ia selamat dari serangan dua beruang liar yang menyergapnya saat korban berjalan kaki menuju kebun karet miliknya dan sempat bertarung dengan kedua binatang buas itu. Akan tetapi salah satu anggota tubuhnya sempat diterkam salah satu beruang tersebut.  

Informasi yang dirangkum dari Kepolisian setempat, peristiwa itu terajadi pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 07.00 Wib pagi. Dimana korban hendak melakukan aktivitas rutin untuk berangkat sendiri dan menderes kebun Karet milinya di areal Sungai Langsing Dusun Lubuk Ulat dengan berjalan kaki yang berjarak dari kampung lebih kurang 3 Km.

Setelah berjalan kurang lebih 2 Km, korban melihat dua beruang liar dan secara tiba tiba satu ekor langsung menyerang korban. Korban pun berupaya menghindar dari serangan beruang, seraya mengayunkan parang kearah salah satu beruang dan mengenai kepala beruang tersebut hingga terluka.

Beruang yang terluka tersebut pun langsung melarikan diri, akan tetapi secara spontan seekor beruang yang satu lagi, malah menerkam paha kaki sebelah kiri korban dan mengurkan darah segar. Sementara Beruang tersebut pergi meninggalkan korban dalam keadan terluka.

Setelah beruang itu lari ke dalam hutan, korban masih dalam keadaan sadar seraya kesakitan menahan terkaman beruang dan berusaha berjalan dengan tongkat. Namun lantaran luka terkaman banyak menggeluarkan darah, korban pun sempat melemas.

Beruntung salah satu warga yang melintas saat itu, melihat korban dalam keadaan lemas dan segera memapah korban ke rumah pemukiman Dusun Lubuk Ulat tersebut.

Setibanya di rumah rumah korban, anak korban bernama Rio Andri langsung membawa ayahnya tersebut kerumah sakit Awal bross Ujung Batu dengan menggunakan mobil Ambulan Desa.

Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, Minggu (15/4/2018) malam sekira pukul 23.00 WIB, paha kiri korban berhasil dilakukan operasi oelh tim medis awall bross dengan berjalan lancar. Sementara kondisi korban kini sudah mulai membaik dan sadarkan diri.

Terkait peristiwa ini, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasikan Senin (16/4/2018) siang, membenarkan adanya penyerangan binatang buas Beruang Hutan terhadap salah satu warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Riau, pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 08.00 Wib pagi.

"Ya benar, ada seorang petani yang menjadi korban penyerangan binatang buas Beruang hutan yang dialami salah satu warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rohul pada Minggu kemarin," ujar Guntur membenarkan.

Diterangkan Guntur, untuk saat ini korban sudah dievakuasi dan tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit swasta di Ujung Batu Rohul. Dimana kondisi korban kini sudah mulai pulih, setelah sempat mendapatkan perawatan dari tim medis.

"Kalau kondisi korban saat ini sudah mulai membaik dan sadarkan diri, setelah menjalani proses medis di rumah sakit. Hanya saja korban masih perlu dilakukan perawatan, karena darah korban sempat banyak keluar akibat terkaman dua beruang itu," pungkas Guntur. (ars)     

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.