Home / Celeb / Susah Tidur, Jadi Alasan Riza Shahab Akui Pakai Sabu Depan Polisi

Susah Tidur, Jadi Alasan Riza Shahab Akui Pakai Sabu Depan Polisi

Susah Tidur, Jadi Alasan Riza Shahab Akui Pakai Sabu Depan Polisi
Ist
Pesinetron Riza Shahab bersama Reza Alatas mengikuti Press Konference di Polda Metro Jaya, Minggu (15/4/2018).

Jakarta - Pesinetron Riza Shahab memberikan pengakuan saat ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Bahkan, pria keturunan Arab-Indonesia itu, mengakui pernah mengonsumsi pil ekstasi, tapi tak sampai lama.

"Memang si Riza dulu (pakai ekstasi). Dia bilang ‘ya memang saya pernah pakai pak, namun udah berhenti’ begitu," kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony pada awak media di Polda Metro Jaya, Minggu (15/4/2018).

Tapi, kata Dony, Riza mengakui kembali mencicipi narkoba sesudah berkenalan dengan kelima rekannya yang ikut ditangkap dalam kasus sabu-sabu.

Dilansir dari suara.com, berdasarkan hasil pemeriksaan, alasan Riza menggunakan sabu-sabu karena terkena bujuk rayu rekan-rekannya. Alasan memiliki gangguan tidur, menjadi faktor lain dia kembali terjerumus narkoba.

"Kebetulan saya lagi susah tidur ketemu sama teman-teman lagi pakai narkoba, ya saya juga coba pak. Keterangannya seperti itu," kata Dony menirukan perkataan Riza.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Riza dan lima rekannya termasuk pesinetron Reza Alatas akan menjalani rehabitasi.

Hal itu lantaran polisi tak menemukan barang bukti narkoba saat menangkap Riza dan kelima rekannya di Apartemen Wave, Kuningan, Jakarta Selatan.

Rehabilitasi juga dilakukan menyusul hasil pemeriksaan urine yang menyatakan Riza dan kelima rekannya positif narkoba.

Terkait proses rehabilitasi itu, polisi masih menunggu hasil penilaian dari Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta.

Terkait kasus narkoba ini, polisi juga telah menangkap YH yang berperan sebagai pemasok narkoba ke Riza Cs.

Melalui hasil pengembangan YH, polisi juga turut meringkus dua bandar narkoba berinisial MS dan IA alias Bagol di dua lokasi berbeda.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.